Badan Geologi

Peningkatan Tingkat Aktivitas G. Dempo Level I (Normal) menjadi Level II (Waspada)

I. Pendahuluan G. Dempo mempunyai dua puncak yaitu: G.Dempo pada ketinggian 3.049 m dpl dan G.Marapi Dempo pada ketinggian 3.173 m dpl. Sejarah letusan Gunung Dempo tercatat sejak tahun 1818

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level III (siaga) G. Sinabung Hingga Tanggal 27 April 2015 Pukul 06:00 Wib

I. pendahuluan Gunungapi Sinabung berbentuk strato, secara administratif masuk dalam Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara dan secara geografis ada pada posisi 3º 10’ LU dan 98º 23,5’ BT dengan ketinggian

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level II (waspada) G. Semeru, 20 April 2015.

I. PENDAHULUAN Gunungapi Semeru merupakan salah satu gunungapi paling aktif di Indonesia. Secara geografis terletak pada 08°06'30" lintang selatan dan 112°55‘00”  bujur timur  dengan tinggi puncaknya (Mahameru) 3676 m

Evaluasi Kegiatan G. Karangetang pada tingkat aktivitas SIAGA (LEVEL III) hingga 22 April 2015 pukul 06:00 WITA

I. PENDAHULUAN G. Karangetang merupakan sebuah pulau gunungapi yang terdapat di bagian Utara dari Provinsi Sulawesi Utara tepatnya di P. Siau berjarak sekitar 146 km dari kota Manado, termasuk ke

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level II (waspada) G. Papandayan

I. Pendahuluan Gunung Papandayan merupakan gunungapi strato tipe A. Secara geografis G. Papandayan terletak pada 7o19’42” LS dan 107o44 BT dengan tinggi 2665 m dpl (di atas permukaan laut). Pada

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level II (waspada) G. Anak Krakatau

I.    PENDAHULUAN Gunungapi Anak Krakatau merupakan salah satu gunungapi aktif yang berada di Selat Sunda, muncul diantara P. Panjang, P. Sertung dan P. Rakata (komplek G. Krakatau). Sejak pemunculannya G. Anak Krakatau

http://pvmbg.bgl.esdm.go.id/components/com_gk2_photoslide/images/thumbm/249686gempahariandempo.png http://pvmbg.bgl.esdm.go.id/components/com_gk2_photoslide/images/thumbm/873480Gambar_Snabung_1.jpg http://pvmbg.bgl.esdm.go.id/components/com_gk2_photoslide/images/thumbm/458807Gambar_1_Semeru_Baru.jpg http://pvmbg.bgl.esdm.go.id/components/com_gk2_photoslide/images/thumbm/781063Gambar_1_Karangetan.jpg http://pvmbg.bgl.esdm.go.id/components/com_gk2_photoslide/images/thumbm/267324Gambar_1_Papandayan.jpg http://pvmbg.bgl.esdm.go.id/components/com_gk2_photoslide/images/thumbm/429008Gambar_1_GAK.jpg
  • 0
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • G.Salak
  • Photo Title 2
  • Photo Title 3
  • Photo Title 4
  • Photo Title 5

Peringatan Dini Gerakan Tanah

Prev Next

Mei 2015

Publish Date : 28 Apr 2015

April 2015

Publish Date : 31 Mar 2015

Maret 2015

Publish Date : 02 Mar 2015

Februari 2015

Publish Date : 30 Jan 2015

Januari 2015

Publish Date : 06 Jan 2015

Desember 2014

Publish Date : 15 Dec 2014

Diseminasi Informasi

cctv
banner_galeri
leafbooklet_rsz
Prev Next

Peningkatan Tingkat Aktivitas G. Dempo Level I (Normal) menjadi Level II (Waspada)

Peningkatan Tingkat Aktivitas G. Dempo Level I (Normal) menjadi Level II (Waspada)

I. Pendahuluan G. Dempo mempunyai dua puncak yaitu: G.Dempo pada ketinggian 3.049 m dpl dan G.Marapi Dempo pada ketinggian 3.173 m dpl. Sejarah letusan Gunung Dempo tercatat sejak tahun 1818 dan hingga kini telah terjadi 21 kejadian. Letusan terakhir terjadi pada tanggal 1 Januari 2009. Frekuensi letusan tidak teratur, periode istirahat dan periode letusan tidak tetap. Jangka waktu terpendek periode istirahat adalah satu tahun sedangkan periode terpanjang adalah 26 tahun. Karakter letusan G. Dempo merupakan Letusan Freatik. Letusan Freatik umumnya berlangsung secara tiba-tiba dan dalam waktu singkat. Sifat letusan G. Dempo yaitu: selalu mengeluarkan lumpur belerang, piroklastik dan air dari...

29 Apr 2015 Berita Gunungapi

Evaluasi Kegiatan G. Karangetang pada tingkat aktivitas SIAGA (LEVEL III) hingga 29 April 2015 pukul…

Evaluasi Kegiatan G. Karangetang pada tingkat aktivitas SIAGA (LEVEL III) hingga 29 April 2015 pukul 06:00 WITA

I. PENDAHULUAN G. Karangetang merupakan sebuah pulau gunungapi yang terdapat di bagian Utara dari Provinsi Sulawesi Utara tepatnya di P. Siau berjarak sekitar 146 km dari kota Manado, termasuk ke dalam kabupaten Sitaro. Gunungapi tersebut dipantau secara menerus dari Pos Pengamatan Gunungapi di Desa Salili . Secara geografis G. Karangetang terletak pada posisi 02047’ Lintang Utara dan 125029’ Bujur Timut, dengan ketinggian puncak sekitar 1827 m di atas permukaan laut. Tingkat aktivitas vulkanik G. Karangetang sejak 3 September 2013 adalah SIAGA (LEVEL III). Berdasarkan data kegempaan serta visual yang dilakukan secara menerus dari Pos PGA G. Karangetang di Salili, maka dapat...

29 Apr 2015 Berita Gunungapi

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level III (Siaga) G. Sinabung hingga Tanggal 27 April 2015 Pukul 06:00 W…

Evaluasi Tingkat Aktivitas  Level III (Siaga) G. Sinabung hingga Tanggal 27 April 2015 Pukul 06:00 WIB

I. pendahuluan Gunungapi Sinabung berbentuk strato, secara administratif masuk dalam Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara dan secara geografis ada pada posisi 3º 10’ LU dan 98º 23,5’ BT dengan ketinggian 2.460 meter di atas permukaan laut. Pasca peningkatan aktivitas vulkanik G. Sinabung dari Waspada menjadi Siaga pada tanggal 3 November 2013, aktivitas vulkanik meningkat secara fluktuatif hingga 22 November 2013 dan meningkat secara siginifikan pada 23 dan 24 November 2013. Sehingga tingkat aktivitas G. Sinabung dinaikkan dari level III (Siaga) menjadi level IV (Awas) pada tanggal 24 November 2013 pukul 10:00 WIB. Namun, sejak tanggal 8 April 2014 pukul 17:00 WIB...

29 Apr 2015 Berita Gunungapi

TANGGAPAN GEMPA SUMBA TIMUR, NTT - 5.2 SR - 26 April 2015

TANGGAPAN GEMPA SUMBA TIMUR, NTT - 5.2 SR - 26 April 2015

TANGGAPAN GEMPA SUMBA TIMUR, NTT 5.2 SR - 26 April 2015 Bersama ini kami sampaikan laporan tanggapan terjadinya gempabumi  di selatan Pulau Sumba, Provinsi Nusa Tenggara Timur berdasarkan informasi yang diperoleh dari BMKG dan USGS, Amerika Serikat sebagai berikut : 1. Gempabumi terjadi pada hari Minggu, tanggal 26 April 2015, pukul 17:37:58 WIB. Berdasarkan informasi dari BMKG pusat gempabumi berada di laut pada koordinat 10,65 °LS dan 120,37 °BT, dengan magnitudo 5,2 SR (Skala Richter) pada kedalaman 12 km, dan berjarak sekitar 111,9 km selatan Kota Waingapu. Menurut USGS pusat gempabumi berada pada koordinat 11,027 oLS dan  120,671 oBT, dengan magnitudo 4,8 Mw (moment...

28 Apr 2015 Berita Gempabumi Tsunami

TD Gerakan Tanah di Kec. Kaloran, Kab. Temanggung, Jawa Tengah

TD Gerakan Tanah di Kec. Kaloran, Kab. Temanggung, Jawa Tengah

Bersama ini kami sampaikan tanggapan gerakan tanah di Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung, Provinsi Jawa Tengah, berdasarkan pemberitaan dari www.republika.co.id pada Jumat, 24 Apri 2015, sebagai berikut : 1. Lokasi dan Waktu Kejadian : Gerakan tanah terjadi di Desa Kalimanggis dan Desa Getas, Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung, Provinsi Jawa Tengah. Gerakan tanah ini terjadi pada Kamis, 23 April 2015 setelah diguyur hujan deras. 2. Jenis Gerakan Tanah : Gerakan tanah yang terjadi diperkirakan berupa longsoran bahan rombakan pada tebing setinggi lebih dari 5 meter. 3. Dampak gerakan tanah : 10 rumah rusak...

27 Apr 2015 Berita Gerakan Tanah

TD Gerakan Tanah di Bukit Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kec. Dukupuntang, Kab. Cirebon, Jawa Barat

TD Gerakan Tanah di Bukit Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kec. Dukupuntang, Kab. Cirebon, Jawa Barat

Bersama ini kami sampaikan tanggapan bencana gerakan tanah di Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat, berdasarkan berita dari www.kompas.com, pada Minggu, tanggal 26 April 2015, pukul 16.17 wib, sebagai berikut: 1. Lokasi dan Waktu Kejadian : Bencana gerakan tanah terjadi di Bukit Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Bencana tersebut terjadi pada hari Minggu, tanggal 26 April 2015 siang. 2. Jenis Gerakan Tanah Gerakan tanah yang terjadi diperkirakan berupa longsoran bahan rombakan pada tebing tambang galian C. 3. Dampak gerakan tanah: 6 (enam) orang meninggal dunia, 4 (empat) truk...

27 Apr 2015 Berita Gerakan Tanah

TANGGAPAN GEMPA BOLAANG MONGONDOW SELATAN, SULAWESI UTARA - 5.4 SR - 24 April 2015

TANGGAPAN GEMPA BOLAANG MONGONDOW SELATAN, SULAWESI UTARA5.4 SR - 24 April 2015Bersama ini, kami sampaikan laporan tanggapan terjadinya gempabumi di Laut Maluku, Kabupaten Bolaang Mongondow, Provinsi Sulawesi Utara. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), United States Geological Survey (USGS), dan Geo Forschungs Zentrum (GFZ) Potsdam, Jerman, sebagai berikut:1.    Gempabumi terjadi pada tanggal 24 April 2015, pukul 12:28:06 WIB, dengan informasi sebagai berikut:•    BMKG: pusat gempabumi berada pada koordinat 0.15°LS dan 124.34°BT dengan magnitudo 5.4 SR pada kedalaman 10 km berjarak 80 km tenggara Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara.•    USGS: pusat gempabumi berada pada koordinat 0.194°LS...

24 Apr 2015 Berita Gempabumi Tsunami

Evaluasi data pengamatan G. Dukono, Halmahera Utara dalam tingkat aktivitas WASPADA (Level II) hing…

Evaluasi data pengamatan G. Dukono, Halmahera Utara dalam tingkat aktivitas WASPADA (Level II)  hingga 22 April 2015

I. Pendahuluan Gunungapi Dukono merupakan salah satu gunungapi aktif yang berada di Maluku Utara. Secara administratif termasuk ke dalam wilayah Kecamatan Galela, Kabupaten Halmahera Utara, Propinsi Maluku Utara, sedangkan secara geografi puncaknya terletak pada 127º 52' BT dan 1º 42' LU dengan ketinggian 1087 m dpl. Di kompleks G. Dukono terdapat beberapa kawah yang beberapa diantaranya sudah tidak aktif. Kawah-kawah tersebut adalah Tanah Lapang, Dilekene A dan B, ...

23 Apr 2015 Berita Gunungapi

Evaluasi data pengamatan G. Gamalama - Maluku Utara dalam tingkat aktivitas WASPADA (Level II) hing…

Evaluasi data pengamatan G. Gamalama  - Maluku Utara dalam tingkat aktivitas WASPADA (Level II) hingga  22 April  2015

I. PENDAHULUAN 1. Gunungapi Gamalama merupakan salah satu gunungapi aktif yang berada di Maluku Utara. Secara administratif G. Gamalama terletak di Kota Ternate (Pulau Ternate), Provinsi Maluku Utara, sedangkan secara geografi puncaknya terletak pada 0o 48’ Lintang Utara dan 127o 19’ 30” Bujur Timur, dengan ketinggian 1715 meter di atas permukaan laut. 2. Erupsi G. Gamalama umumnya mempunyai tanda-tanda yang mengawali letusan (precursor) sangat singkat. Meskipun kemunculan gempa-gempa vulkanik tidak banyak namun dapat diikuti oleh letusan yang bersifat freatik -...

23 Apr 2015 Berita Gunungapi

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level III (Siaga) G. Sinabung hingga Tanggal…

Evaluasi Tingkat Aktivitas  Level III (Siaga) G. Sinabung                             hingga Tanggal 20 April 2015 Pukul 06:00 WIB

I. pendahuluan Gunungapi Sinabung berbentuk strato, secara administratif masuk dalam Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara dan secara geografis ada pada posisi 3º 10’ LU dan 98º 23,5’ BT dengan ketinggian 2.460 meter di atas permukaan laut. Pasca peningkatan aktivitas vulkanik G. Sinabung dari Waspada menjadi Siaga pada tanggal 3 November 2013, aktivitas vulkanik meningkat secara fluktuatif hingga 22 November 2013 dan meningkat secara siginifikan pada 23 dan 24 November 2013. Sehingga tingkat aktivitas G. Sinabung dinaikkan dari level III (Siaga) menjadi level IV (Awas) pada tanggal 24 November 2013 pukul 10:00 WIB. Namun, sejak tanggal 8 April 2014 pukul 17:00 WIB...

23 Apr 2015 Berita Gunungapi

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level II (Waspada) G. Semeru, 20 April 2015.

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level II (Waspada) G. Semeru, 20  April  2015.

I. PENDAHULUAN Gunungapi Semeru merupakan salah satu gunungapi paling aktif di Indonesia. Secara geografis terletak pada 08°06'30" lintang selatan dan 112°55‘00”  bujur timur  dengan tinggi puncaknya (Mahameru) 3676 m dpl. Morfologi G. Semeru menunjukkan bentuk kerucut yang bagus, akan tetapi hakekatnya puncaknya sangat rumit, hal ini disebabkan oleh berulangkali menggesernya kawah dari barat laut ke tenggara. Tipe letusan G. Semeru merupakan tipe campuran, yaitu tipe Volcano diselingi dengan letusan tipe Stromboli.. Produk letusan utama dari G. Semeru adalah lontaran material pijar, guguran awanpanas dan lahar di musim hujan masuk ke sungai-sungai yang berhulu di G. Semeru. Awan panas terbesar terjadi...

23 Apr 2015 Berita Gunungapi

Evaluasi Kegiatan G. Karangetang pada tingkat aktivitas SIAGA (LEVEL III) hingga 22 April 2015 pukul…

Evaluasi Kegiatan G. Karangetang pada tingkat aktivitas SIAGA (LEVEL III) hingga 22 April 2015 pukul 06:00 WITA

I. PENDAHULUAN G. Karangetang merupakan sebuah pulau gunungapi yang terdapat di bagian Utara dari Provinsi Sulawesi Utara tepatnya di P. Siau berjarak sekitar 146 km dari kota Manado, termasuk ke dalam kabupaten Sitaro. Gunungapi tersebut dipantau secara menerus dari Pos Pengamatan Gunungapi di Desa Salili . Secara geografis G. Karangetang terletak pada posisi 02047’ Lintang Utara dan 125029’ Bujur Timut, dengan ketinggian puncak sekitar 1827 m di atas permukaan laut. Tingkat aktivitas vulkanik G. Karangetang sejak 3 September 2013 adalah SIAGA (LEVEL III). Berdasarkan data kegempaan serta visual yang dilakukan secara menerus dari Pos PGA G. Karangetang di Salili, maka dapat...

23 Apr 2015 Berita Gunungapi

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level II (Waspada) G. Papandayan

Evaluasi Tingkat Aktivitas  Level II (Waspada) G. Papandayan

I. Pendahuluan Gunung Papandayan merupakan gunungapi strato tipe A. Secara geografis G. Papandayan terletak pada 7o19’42” LS dan 107o44 BT dengan tinggi 2665 m dpl (di atas permukaan laut). Pada tanggal 31 Januari 2013 pukul 15:00 status kegiatan G. Papandayan diturunkan dari Level III (Siaga) ke Level II (Waspada). Sejak 05 Mei 2013 pukul 12:00 WIB dinaikkan dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga). Berdasarkan pemantauan kegempaan yang menunjukkan semakin menurun, maka status G. Papandayan diturunkan dari Level III (Siaga) menjadi Level II (Waspada) pada tanggal 6 Juni 2013.    II. Pengamatan 2.1 Kegempaan Kegempaan G. Papandayan dipantau dengan 5...

23 Apr 2015 Berita Gunungapi

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level II (Waspada) G. Anak Krakatau

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level II (Waspada)    G. Anak Krakatau

I.    PENDAHULUAN Gunungapi Anak Krakatau merupakan salah satu gunungapi aktif yang berada di Selat Sunda, muncul diantara P. Panjang, P. Sertung dan P. Rakata (komplek G. Krakatau). Sejak pemunculannya G. Anak Krakatau tanggal 11 Juni 1927 hingga 2011, telah mengalami erupsi lebih dari 100 kali baik bersifat eksplosif maupun efusif. Dengan waktu istirahat berkisar antara 1 – 6 tahun. Aktivitas G. Anak Krakatau hingga saat ini sedang ‘tumbuh’ membangun diri. Sejak erupsi tahun 2001, G. Anak Krakatau aktif kembali mulai 23 Oktober 2007 s/d  10 Juli 2011, dengan kejadian erupsinya yang berlangsung setiap tahun namun dengan jumlah kejadiannya erupsi eksplosif dan potensi ancamannya...

23 Apr 2015 Berita Gunungapi

Workshop dan Fieldtrip G. Tambora Memperingati 200 tahun Erupsi G. Tambora “Pembelajaran dari Letusa…

Workshop dan Fieldtrip G. Tambora Memperingati 200 tahun Erupsi G. Tambora “Pembelajaran dari Letusan Tambora dan Pengembangan Kapasitas Lembaga dan Masyarakat”

Dalam rangka memperingati 200 tahun erupsi G. Tambora (1815 – 2015), Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi bekerjasama dengan Kabupaten Bima, Kabupaten Kabupaten Dompu dan Kota Bima mengadakan workshop mengenai Pembelajaran dari Letusan Tambora dan Pengembangan Kapasitas Kelembagaan dan Masyarakat ( 13-14 April 2015) serta diadakan Post Workshop Fieldtrip di G. Tambora ( 15-17 April 2015) . Workshop pada tanggal 13-14 April 2015 bertempat di Kantor Walikota, Jl. Soekarno-Hatta No.2 Kota Bima. Tujuan workshop adalah untuk peningkatan kapasitas kelembagaan dan masyarakat dalam melakukan mitigasi bencana geologi khususnya lembaga pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Bima, Dompu dan Kota Bima....

23 Apr 2015 Berita Diseminasi Informasi

TANGGAPAN GEMPA BINTUNAN, BENGKULU - 5.7 SR - 20 April 2015

TANGGAPAN GEMPA BINTUNAN, BENGKULU - 5.7 SR - 20 April 2015

TANGGAPAN GEMPA BINTUNAN, BENGKULU 5.7 SR - 20 April 2015 Bersama ini, kami sampaikan laporan tanggapan terjadinya gempa bumi di Barat Daya Bintunan, Bengkulu, berdasarkan informasi yang diperoleh dari BMKG, Jakarta dan GFZ Potsdam, German serta data lain sebagai berikut:1. Gempa bumi terjadi pada hari Senin, tanggal 20 April 2015, pukul: 16:05:32 WIB. Berdasarkan informasi dari BMKG pusat gempa bumi berada pada koordinat 5,89° LS dan 102,28° BT, dengan magnitudo 5,7 SR pada kedalaman 28 Km, berjarak 191 Km Baratdaya Kaur, atau berjarak 171,7 Km Baratdaya Bintunan, Bengkulu. Sedangkan menurut keterangan GFZ Potsdam, German episenter gempa bumi berada pada koordinat 5,62° LS  dan...

21 Apr 2015 Berita Gempabumi Tsunami

TANGGAPAN GEMPA TAPANULI UTARA, SUMUT - 5.7 SR - 20 April 2015

TANGGAPAN GEMPA TAPANULI UTARA, SUMUT - 5.7 SR - 20 April 2015

TANGGAPAN GEMPA TAPANULI UTARA, SUMUT 5.7 SR - 20 April 2015 Bersama ini, kami sampaikan laporan tanggapan terjadinya gempabumi di sebelah baratdaya Tapanuli Utara, berdasarkan informasi yang diperoleh dari BMKG, Jakarta, USGS, Amerika Serikat, dan sumber-sumber lainnya sebagai berikut: 1. Gempabumi terjadi pada hari Senin, tanggal 20 April 2015, pukul 01:40:25 WIB. Menurut BMKG pusat gempabumi berada pada koordinat 1,94° LU dan 99,00° BT dengan magnitudo 5,7 SR pada kedalaman 10 km, berjarak 17 km baratdaya Tapanuli Utara. Sedangkan menurut USGS, gempabumi ini berada pada koordinat 1,88° LU dan 98,96° BT, dengan magnitudo 5,3 Mw pada kedalaman 125,8 km. 2. Kondisi geologi daerah terkena gempabumi:Gempabumi berada...

20 Apr 2015 Berita Gempabumi Tsunami

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level II (Waspada) G. Raung

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level II (Waspada) G. Raung

I. PENDAHULUAN G. Raung secara geografis berada pada posisi 8º 07’ 30” LS dan 114º 02’ 30” BT     dengan tinggi puncaknya 3332 meter dari permukaan laut. Secara administratif G. Raung termasuk ke dalam tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Bodowoso dan Kabupaten Banyuwangi, dan Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Kegiatan gunungapi Raung umumnya dicirikan oleh hembusan asap kawah berwarna putih tipis, tekanan lemah dengan ketinggian berkisar antara 50 hingga 75 meter dari puncak yang umumnya condong ke arah utara. Selama tahun 2014 tingkat aktivitas G.Raung sempat dinaikkan dari Level I (Normal) ke Level II (Waspada) pada tanggal 05 Januari 2014 dan diturunkan dari Level...

17 Apr 2015 Berita Gunungapi

TANGGAPAN GEMPA MALUKU BARAT DAYA, MALUKU - 5.2 SR - 15 April 2015

TANGGAPAN GEMPA MALUKU BARAT DAYA, MALUKU - 5.2 SR - 15 April 2015

TANGGAPAN GEMPA MALUKU BARAT DAYA, MALUKU 5.2 SR - 15 April 2015 Bersama ini, kami sampaikan laporan tanggapan terjadinya gempa bumi di Timurlaut Maluku Barat Daya berdasarkan informasi yang diperoleh dari BMKG, Jakarta dan GFZ Potsdam, German serta data lain sebagai berikut: 1. Gempa bumi terjadi pada hari Rabu, tanggal 15 April 2015, pukul: 08:41:28 WIT. Berdasarkan informasi dari BMKG pusat gempa bumi berada pada koordinat 7,60° LS  dan 128,79° BT, dengan magnitudo 5,2 SR pada kedalaman 172 Km, berjarak 266 Km Timurlaut Maluku Barat Daya. Sedangkan menurut keterangan GFZ Potsdam, German episenter gempa bumi berada pada koordinat 7,53° LS  dan 128,75° BT, dengan...

15 Apr 2015 Berita Gempabumi Tsunami

Penurunan status G. Tangkubanparahu dari Level II (Waspada) ke Level I (Normal)

Penurunan status G. Tangkubanparahu dari Level II (Waspada) ke Level I (Normal)

I. Pendahuluan G. Tangkubanparahu merupakan gunungapi aktif strato yang memiliki 9 kawah. Dua kawah utama di puncak adalah K. Ratu dan K. Upas berdiameter masing-masing sekitar 1000 m dengan kedalaman kawah sekitar 400 m. Secara administratif terletak di dua Kabupaten, yaitu Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat. Erupsi G. Tangkubanparahu yang tercatat dalam sejarah adalah berupa letusan-letusan freatik yang bersumber terutama dari K. Ratu. Kawah Ratu merupakan tempat aktivitas utama G. Tangkubanparahu  yang selama periode erupsi 1829-1994 setidaknya telah mengalami 3 kali letusan magmatik (kolom asap maksimal mencapai 2 km) dan 4 kali letusan freatik. Pada tanggal 23 Agustus...

15 Apr 2015 Berita Gunungapi

TANGGAPAN GEMPA TANGGAMUS, LAMPUNG - 5.3 SR - 11 April 2015

TANGGAPAN GEMPA TANGGAMUS, LAMPUNG - 5.3 SR - 11 April 2015

TANGGAPAN GEMPA TANGGAMUS, LAMPUNG 5.3 SR - 11 April 2015  Bersama ini, kami sampaikan laporan tanggapan terjadinya gempabumi di baratdaya Selat Sunda, berdasarkan informasi yang diperoleh dari BMKG Jakarta, USGS Amerika Serikat dan sumber-sumber lainnya, sebagai berikut:1. Gempabumi terjadi pada hari Sabtu, tanggal 11 April 2015, pukul 19:44:35 WIB. Menurut BMKG pusat gempabumi berada pada koordinat 6,74°LS dan 104,31°BT dengan magnitudo 5,3 SR pada kedalaman 10 km.  Sedangkan menurut USGS pusat gempabumi berada pada koordinat 6,754°LS dan 104,326°BT dengan magnitudo 5,1 Mw pada kedalaman 35 km. Pusat gempabumi berjarak 145 km sebelah selatan-baratdaya Kota Agung Pusat, Kabupaten Tanggamus, Lampung atau 212 km baratdaya...

15 Apr 2015 Berita Gempabumi Tsunami

TANGGAPAN GEMPA SANGIHE, SULAWESI UTARA - 5.1 SR - 11 April 2015

TANGGAPAN GEMPA SANGIHE, SULAWESI UTARA - 5.1 SR - 11 April 2015

TANGGAPAN GEMPA SANGIHE, SULAWESI UTARA 5.1 SR - 11 April 2015  Bersama ini kami sampaikan laporan tanggapan terjadinya gempabumi di perairan Provinsi Sulawesi Utara berdasarkan informasi yang diperoleh dari BMKG,Jakarta dan USGS sebagai berikut:  1. Gempabumi terjadi pada hari Sabtu, tanggal 11 April 2015, pukul 18:42:56 WIB, berjarak 130 km  Baratlaut Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara. Gempabumi tersebut memiliki parameter sebagai berikut: • BMKG: Gempa terletak di 4.62 LU dan 125 BT, dengan magnituda 5.1 SR pada kedalaman 277 km. • USGS: Gempa terletak di 4.782 LU dan 124.902 BT, dengan magnituda 5.1 Mw pada kedalaman 288.9 km. 2. Kondisi geologi daerah terkena gempabumi:Pusat gempabumi berada di laut sebelah...

15 Apr 2015 Berita Gempabumi Tsunami

TANGGAPAN GEMPA HALMAHERA BARAT, MALUKU UTARA - 5.4 SR - 11 April 2015

TANGGAPAN GEMPA HALMAHERA BARAT, MALUKU UTARA - 5.4 SR - 11 April 2015

TANGGAPAN GEMPA HALMAHERA BARAT, MALUKU UTARA 5.4 SR - 11 April 2015 Bersama ini kami sampaikan laporan tanggapan terjadinya gempabumi di perairan Provinsi Maluku Utara berdasarkan informasi yang diperoleh dari BMKG,Jakarta dan USGS sebagai berikut:1. Gempabumi terjadi pada hari Sabtu, tanggal 11 April 2015, pukul 12:00:41 WIB, berjarak 126 km  Baratlaut Halmahera Barat, Maluku Utara. Gempabumi tersebut memiliki parameter sebagai berikut: • BMKG: Gempa terletak di 2.14 LU dan 126.71 BT, dengan magnituda 5.4 SR pada kedalaman 10 km. • USGS: Gempa terletak di 2.164 LU dan 126.733 BT, dengan magnituda 5.3 Mw pada kedalaman 47 km. 2. Kondisi geologi daerah terkena gempabumi:Pusat gempabumi berada di dekat busur...

15 Apr 2015 Berita Gempabumi Tsunami

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level II (Waspada) G. Semeru

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level II (Waspada) G. Semeru

I. PENDAHULUAN Gunungapi Semeru merupakan salah satu gunungapi paling aktif di Indonesia. Secara geografis terletak pada 08°06'30" lintang selatan dan 112°55‘00”  bujur timur  dengan tinggi puncaknya (Mahameru) 3676 m dpl. Morfologi G. Semeru menunjukkan bentuk kerucut yang bagus, akan tetapi hakekatnya puncaknya sangat rumit, hal ini disebabkan oleh berulangkali menggesernya kawah dari barat laut ke tenggara. Tipe letusan G. Semeru merupakan tipe campuran, yaitu tipe Volcano diselingi dengan letusan tipe Stromboli.. Produk letusan utama dari G. Semeru adalah lontaran material pijar, guguran awanpanas dan lahar di musim hujan masuk ke sungai-sungai yang berhulu di G. Semeru. Awan panas terbesar terjadi...

14 Apr 2015 Berita Gunungapi

Evaluasi Status Level II (Waspada) G. Kerinci

Evaluasi Status Level II (Waspada) G. Kerinci

I. Pendahuluan Gunungapi Kerinci adalah gunung api strato tipe A, secara geografis berada pada posisi 1°41,5’ LS dan 101°16’ BT dengan tinggi puncaknya 3.800 m dpl, sedangkan secara administratif terletak di dua provinsi dan dua kabupaten, yaitu: Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi dan Kabupaten Solok Selatan, Provinsi Sumatera Barat. Gunungapi Kerinci pada status Normal hampir selalu mengeluarkan asap dari kawah, dengan warna putih tipis-tebal dengan tinggi ± 300 m dari puncak. Sejak  9 September 2007 status kegiatan G. Kerinci dinaikkan menjadi Level II (Waspada) karena asap hitam pekat teramati keluar dari kawah dengan ketinggian ± 800 m.  Letusan terakhir terjadi pada 15...

14 Apr 2015 Berita Gunungapi

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level II (Waspada) G. Slamet

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level II (Waspada) G. Slamet

I. PENDAHULUAN  Gunungapi Slamet (G. Slamet) adalah gunungapi strato berbentuk kerucut dengan tinggi puncak 3432 mdpl. Secara administratif G. Slamet masuk ke dalam 5 wilayah kabupaten yaitu Kabupaten Pemalang, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Brebes, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah. Secara geografis puncak G. Slamet terletak pada posisi 7o 14’ 30” Lintang Selatan dan 109o 12’ 30” Bujur Timur. Pada tanggal 10 Maret 2014 tingkat aktivitas G. Slamet dinaikan dari Level I (Normal) menjadi Level II (Waspada). Kemudian pada tanggal 30 April 2014 tingkat aktivitas G. Slamet dinaikan dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) dan tanggal 12 Mei...

14 Apr 2015 Berita Gunungapi

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level III (Siaga) G. Sinabung hingga Tanggal 13 April 2015 Pukul 06:00 W…

Evaluasi Tingkat Aktivitas  Level III (Siaga) G. Sinabung hingga Tanggal 13 April 2015 Pukul 06:00 WIB

I. PENDAHULUAN Gunungapi Sinabung berbentuk strato, secara administratif masuk dalam Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara dan secara geografis ada pada posisi 3º 10’ LU dan 98º 23,5’ BT dengan ketinggian 2.460 meter di atas permukaan laut. Pasca peningkatan aktivitas vulkanik G. Sinabung dari Waspada menjadi Siaga pada tanggal 3 November 2013, aktivitas vulkanik meningkat secara fluktuatif hingga 22 November 2013 dan meningkat secara siginifikan pada 23 dan 24 November 2013. Sehingga tingkat aktivitas G. Sinabung dinaikkan dari level III (Siaga) menjadi level IV (Awas) pada tanggal 24 November 2013 pukul 10:00 WIB. Namun, sejak tanggal 8 April 2014 pukul 17:00...

14 Apr 2015 Berita Gunungapi

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level II (Waspada) G. Bromo

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level II (Waspada) G. Bromo

I. PENDAHULUAN Gunungapi Bromo secara geografis terletak pada 7° 55’ 30” LS dan 112° 37’ 00” BT dengan tinggi puncaknya 2329 meter dari permukaan laut. Secara administrasi termasuk  ke dalam wilayah Kabupaten Probolinggo, Provinsi  Jawa Timur.  Pada  November 2010 aktivitas G. Bromo meningkat sehingga pada 23 November 2010 pukul 08:00 WIB, status kegiatan G. Bromo dinaikan   dari level II (Waspada) menjadi level III (Siaga). Aktivitas masih terus meningkat sehingga pada tanggal 23 November  2010, pukul 15.30 WIB dinaikan lagi dari level III (Siaga) menjadi level IV (Awas). Pada Desember 2010 potensi ancaman dari erupsi mulai berkurang (walaupun erupsi masih tetap...

14 Apr 2015 Berita Gunungapi

Tanggapan bencana gerakan tanah Kecamatan Puhpelem, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah

Tanggapan bencana gerakan tanah Kecamatan Puhpelem, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah

Bersama ini kami sampaikan tanggapan bencana gerakan tanah di Kecamatan Puhpelem, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah, berdasarkan pemberitaan media www.timlo.net.com pada hari Rabu, 8 April 2015,  sebagai berikut :  1. Lokasi dan waktu kejadian : Gerakan tanah terjadi di Dusun Gondang RT 2/ RW, Desa Nguneng, Kecamatan Puhpelem, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Bencana tersebut terjadi pada hari Rabu, tanggal 8 April 2015, Pukul 15.00 WIB. 2. Jenis gerakan tanah : Gerakan tanah yang terjadi diperkirakan merupakan longsoran bahan rombakan pada tambang pasir.  3. Dampak gerakan tanah:   • 1 (satu) orang meninggal dunia, • 1 (satu) orang luka-luka. 4. Kondisi daerah bencana : • Secara umum sekitar lokasi bencana merupakan daerah pegunungan dengan kemiringan...

13 Apr 2015 Berita Gerakan Tanah

Tanggapan bencana gerakan tanah Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah

Tanggapan bencana gerakan tanah Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah

Bersama ini kami sampaikan tanggapan bencana gerakan tanah di Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah berdasarkan informasi dari www.timlo.net.com pada hari Selasa, 7 April 2015,  sebagai berikut :  1. Lokasi dan waktu kejadian : Gerakan tanah terjadi di Dusun Dukwatu RT 5 / RW 9, Desa Kerjokidul, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Bencana tersebut terjadi pada hari Senin, tanggal 6 April 2015 sekitar pukul 19.00 WIB setelah diguyur hujan selama 4 jam.  2. Jenis gerakan tanah : Gerakan tanah yang terjadi diperkirakan merupakan longsoran bahan rombakan pada bukit 3. Dampak gerakan tanah:   • 1 (satu) rumah roboh tertimpa material longsoran 4. Kondisi daerah bencana : • Secara umum sekitar...

13 Apr 2015 Berita Gerakan Tanah

Status Gunungapi Diatas Normal


G. Soputan Siaga 26-12-2014
led_yellow G. Sinabung Siaga 08-04-2014
led_orange_blink G. Karangetang Siaga 03-09-2013
G. Lokon Siaga 24-07-2011

G. Dempo Waspada 29-04-2015

G. Lewotobi Laki-laki Waspada 17-03-2015

G. Ruang Waspada 12-03-2015

G. Gamalama Waspada 10-03-2015

G. Slamet Waspada 05-01-2015
led_yellow G. Raung Waspada 13-11-2014
led_yellow G. Sangeangapi Waspada 17-06-2014
G. Rokatenda Waspada 07-04-2014
G. Ibu Waspada 10-12-2013
led_yellow G. Lewotobi Perempuan Waspada 30-09-2013
led_yellow G. Gamkonora Waspada 01-07-2013
led_yellow G. Papandayan Waspada 06-06-2013
led_yellow G. Bromo Waspada
03-10-2012
led_yellow G. Semeru Waspada 02-05-2012
led_yellow G. Anak Krakatau Waspada 26-01-2012
led_yellow G. Marapi Waspada 03-08-2011
led_yellow G. Dukono Waspada 15-06-2008
led_yellow G. Kerinci Waspada 09-09-2007

Keterangan :

led_red_blink Level IV (AWAS)

led_orange_blink Level III (SIAGA)

led_yellow Level II (WASPADA)

led_green Level I (NORMAL)

Statistik Kunjungan

Content View Hits : 727671
twitter_logo_1
findUsOnFacebook

Aktifitas Gunungapi

Prev Next

Peningkatan Tingkat Aktivitas G. Dempo Level I (Normal) menjadi Level II (Waspada)

Peningkatan Tingkat Aktivitas G. Dempo Level I (Normal) menjadi Level II (Waspada)

I. Pendahuluan G. Dempo mempunyai dua puncak yaitu: G.Dempo pada ketinggian 3.049 m dpl dan G.Marapi Dempo pada ketinggian 3.173...

29 Apr 2015Berita Gunungapi

Evaluasi Kegiatan G. Karangetang pada tingkat aktivitas SIAGA (LEVEL III) hingga 29 April 2015 pukul…

Evaluasi Kegiatan G. Karangetang pada tingkat aktivitas SIAGA (LEVEL III) hingga 29 April 2015 pukul 06:00 WITA

I. PENDAHULUAN G. Karangetang merupakan sebuah pulau gunungapi yang terdapat di bagian Utara dari Provinsi Sulawesi Utara tepatnya di P....

29 Apr 2015Berita Gunungapi

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level III (Siaga) G. Sinabung hingga Tanggal 27 April 2015 Pukul 06:00 W…

Evaluasi Tingkat Aktivitas  Level III (Siaga) G. Sinabung hingga Tanggal 27 April 2015 Pukul 06:00 WIB

I. pendahuluan Gunungapi Sinabung berbentuk strato, secara administratif masuk dalam Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara dan secara geografis ada pada...

29 Apr 2015Berita Gunungapi

Evaluasi data pengamatan G. Dukono, Halmahera Utara dalam tingkat aktivitas WASPADA (Level II) hing…

Evaluasi data pengamatan G. Dukono, Halmahera Utara dalam tingkat aktivitas WASPADA (Level II)  hingga 22 April 2015

I. Pendahuluan Gunungapi Dukono merupakan salah satu gunungapi aktif yang berada di Maluku Utara....

23 Apr 2015Berita Gunungapi

Evaluasi data pengamatan G. Gamalama - Maluku Utara dalam tingkat aktivitas WASPADA (Level II) hing…

Evaluasi data pengamatan G. Gamalama  - Maluku Utara dalam tingkat aktivitas WASPADA (Level II) hingga  22 April  2015

I. PENDAHULUAN 1. Gunungapi Gamalama merupakan salah satu gunungapi aktif yang berada di Maluku Utara....

23 Apr 2015Berita Gunungapi

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level III (Siaga) G. Sinabung hingga Tanggal…

Evaluasi Tingkat Aktivitas  Level III (Siaga) G. Sinabung                             hingga Tanggal 20 April 2015 Pukul 06:00 WIB

I. pendahuluan Gunungapi Sinabung berbentuk strato, secara administratif masuk dalam Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara dan secara geografis ada pada...

23 Apr 2015Berita Gunungapi

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level II (Waspada) G. Semeru, 20 April 2015.

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level II (Waspada) G. Semeru, 20  April  2015.

I. PENDAHULUAN Gunungapi Semeru merupakan salah satu gunungapi paling aktif di Indonesia. Secara geografis terletak pada 08°06'30" lintang selatan dan...

23 Apr 2015Berita Gunungapi

Evaluasi Kegiatan G. Karangetang pada tingkat aktivitas SIAGA (LEVEL III) hingga 22 April 2015 pukul…

Evaluasi Kegiatan G. Karangetang pada tingkat aktivitas SIAGA (LEVEL III) hingga 22 April 2015 pukul 06:00 WITA

I. PENDAHULUAN G. Karangetang merupakan sebuah pulau gunungapi yang terdapat di bagian Utara dari Provinsi Sulawesi Utara tepatnya di P....

23 Apr 2015Berita Gunungapi

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level II (Waspada) G. Papandayan

Evaluasi Tingkat Aktivitas  Level II (Waspada) G. Papandayan

I. Pendahuluan Gunung Papandayan merupakan gunungapi strato tipe A. Secara geografis G. Papandayan terletak pada 7o19’42” LS dan 107o44 BT...

23 Apr 2015Berita Gunungapi

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level II (Waspada) G. Anak Krakatau

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level II (Waspada)    G. Anak Krakatau

I.    PENDAHULUAN Gunungapi Anak Krakatau merupakan salah satu gunungapi aktif yang berada di Selat Sunda, muncul diantara P. Panjang, P. Sertung...

23 Apr 2015Berita Gunungapi

sbg-bebaskorupsi
moto_pvmbg
banner_maklumat1