Tanggapan Gempabumi Baratdaya Kab.tulungagung, Jawa Timur 5.5 Sr - 29 April 2017

TANGGAPAN GEMPABUMI BARATDAYA KAB.TULUNGAGUNG, JAWA TIMUR
5.5 SR - 29 APRIL 2017
Bersama ini, kami sampaikan laporan tanggapan terjadinya gempabumi di Samudera Hindia, Kabupaten Tulungagung, Provinsi Jawa Timur. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), United States Geological Survey (USGS), dan Geo Forschungs Zentrum (GFZ) Potsdam, Jerman sebagai berikut:

1. Informasi Umum:
Gempabumi terjadi pada hari Sabtu tanggal 29 April 2017, pukul 17:02:15 WIB berjarak 162 km baratdaya dari Kab. Tulungagung, Jatim dengan informasi sebagai berikut:
•BMKG: pusat gempabumi berada pada koordinat 9.55°LS dan 111.82°BT dengan magnitudo 5.5 SR pada kedalaman 10 km.
•USGS: pusat gempabumi berada pada koordinat 9.662°LS dan 111.845°BT dengan magnitudo 5.6 Mb pada kedalaman 10 km.
•GFZ: pusat gempabumi berada pada koordinat 9.61°LS dan 111.81°BT dengan magnitudo 5.5 Mw pada kedalaman 41 km.
PETA TULUNGAGUNG

2. Kondisi geologi daerah terkena gempabumi:
Gempabumi dangkal melanda wilayah selatan pantai Jawa Timur. Wilayah tersebut pada umumnya disusun oleh batuan berumur Tersier (batuan sedimen, batuan gunungapi dan endapan Kuarter berupa endapan aluvial pantai, aluvial sungai dan batuan gunungapi muda. Batuan berumur Tersier sebagian telah mengalami pelapukan. Batuan yang telah mengalami pelapukan dan batuan berumur Kuarter tersebut bersifat urai, lepas, belum kompak sehingga bersifat memperkuat efek guncangan gempabumi.


3. Dampak gempabumi:
Diperkirakan goncangan dirasakan di daerah yang berdekatan dengan sumber gempabumi dengan intensitas II-III MMI. Sampai laporan ini dibuat belum ada laporan mengenai adanya korban jiwa dan kerusakan bangunan akibat guncangan gempa bumi ini.


4. Penyebab gempabumi:
Berdasarkan posisi dan kedalamannya gempabumi ini diperkirakan akibat aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah Lempeng Eurasia.


5. Rekomendasi:
• Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari pemerintah daerah dan BPBD setempat. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempabumi dan tsunami.
• Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa susulan, yang diharapkan berkekuatan lebih kecil.
• Gempabumi ini tidak menimbulkan tsunami, karena walaupun gempabumi berpusat di laut, namun energinya tidak cukup kuat untuk memicu terjadinya tsunami.