Tanggapan Gempabumi Baratdaya Padang Sidempuan-14 Juli 2017-5.5 Sr

TANGGAPAN GEMPABUMI BARATDAYA PADANG SIDEMPUAN
14 JULI 2017 - 5.5 SR

Bersama ini disampaikan tanggapan kejadian gempa bumi di baratdaya Padang Sidempuan berdasarkan informasi dari berbagai sumber dan analisis Badan Geologi, sebagai berikut:

I. Informasi Gempa bumi
Gempa bumi terjadi pada hari Jumat, 14 Juli 2017, pukul 08:25:16 WIB. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa bumi terletak pada koordinat 99, 19° BT dan 1,37° LU, dengan magnitudo 5.5 SR, pada kedalaman 10 km, berjarak 9 km barat daya Padang Sidempuan, Sumut. Berdasarkan the United States Geological Survey (USGS), pusat gempa bumi terletak pada koordinat 99, 272° BT dan 1,427° LU, dengan magnitudo 5,0 pada kedalaman 10 km. BErdasarkan informasi dari GFZ Potsdam pusat gempa bumi terletak pada koordinat 99, 20° BT dan 1,45° LU, dengan magnitudo 4,7 pada kedalaman 10 km. Berdasarkan data BMKG gempa bumi ini diikuti oleh 2 gempa bumi susulan dengan data sebagai berikut:

Waktu Gempa

Koordinat

Magnituda

Kedalaman

Keterangan

14/07/2017

08:57:25 WIB

99,36o BT, 1,4 LU

3,4

10

Dirasakan II MMI di Padang Sidempuan

14/07/2017

09:11:30 WIB

99,21o BT, 1,47 LU

3,9

10

Dirasakan II MMI di Padang Sidempuan

TG PADANG 14 JULI
II. Kondisi geologi daerah terdekat pusat gempa bumi
Pusat gempa bumi berada di darat. Daerah yang terdekat dengan pusat gempa bumi umumnya disusun oleh endapan gunungapi Kuarter, batuan sedimen, dan batuan gunungapi berumur Tersier yang telah mengalami pelapukan. Guncangan gempa bumi akan terasa lebih kuat di daerah yang disusun oleh batuan gunungapi berumur Kuarter dan batuan berumur Tersier yang telah mengalami pelapukan kuat karena bersifat urai dan memperkuat efek goncangan gempa bumi.

III. Penyebab gempa bumi
Berdasarkan posisi pusat gempa bumi dan kedalamannya (10 km), kejadian gempa bumi ini berasosiasi dengan aktivitas sesar besar Sumatera.

IV. Dampak gempa bumi
Intensitas guncangan gempa bumi terbesar akan dirasakan di wilayah yang berdekatan dengan pusat gempa bumi, kemudian intensitasnya semakin melemah seiring bertambahnya jarak dengan pusat gempa bumi. Menurut BMKG, gempa bumi ini dirasakan di Aekgodang dan Padang Sidempuan dengan intensitas III-IV MMI (Modified Mercalli Intensity), Sialang dan Sipirok dengan intensitas III MMI. Berdasarkan informasi dari Pos Pengamatan gunungapi Sorik Marapi goncangan gempa bumi terasa dengan intensitas III MMI. Sedangkan di Pos Pengamatan Gunung Tandikat hanya terekam oleh alat namun tidak terasa (I MMI). Gempa bumi ini tidak menyebabkan tsunami, karena berpusat di darat. Hingga tanggapan ini dibuat, belum ada informasi kerusakan yang diakibatkan gempa bumi ini.

V. Rekomendasi
• Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempabumi dan tsunami.
• Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempabumi susulan, yang diperkirakan berkekuatan lebih kecil.