Tanggapan Gempa Bumi Di Ogan Kemiring Ulu, Sumatra Selatan, Tanggal 20 Agustus 2017

TANGGAPAN GEMPA BUMI OGAN KOMERING ULU, SUMATRA BARAT
5.0 SR - 20 AGUSTUS 2017

 

Bersama ini, kami sampaikan laporan tanggapan terjadinya gempa bumi di Ogan Komering Ulu, Provinsi Sumatra Selatan. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan Geo Forschungs Zentrum (GFZ) Potsdam, Jerman, serta analisis PVMBG, adalah sebagai berikut:

 

1. Informasi gempa bumi:
Gempa bumi terjadi pada hari Minggu tanggal 20 Agustus 2017, pukul 08:06 WIB dengan informasi sebagai berikut:
  • BMKG: pusat gempa bumi berada pada koordinat 4,25°LS dan 103,80°BT dengan magnitudo 5.0 SR pada kedalaman 10 km, berjarak 33 km baratdaya Ogan Komering Ulu, Sumatra Selatan..
  • GFZ: pusat gempa bumi berada pada koordinat 4,20°LS dan 103,78°BT dengan magnitudo 4,8 Mb pada kedalaman 10 km.

 

2.Kondisi geologi daerah terkena gempa bumi:
Berdasarkan Peta Geologi Lembar Baturaja (1993), gempa bumi dangkal melanda wilayah yang secara umum disusun oleh batuangunung api berumur Kuarter dan Tersier, berupa breksi gunungapi, lava dan tuf. Batuan-batuan tersebut sebagian telah mengalami pelapukan dan bersifat urai sehingga bersifat memperkuat efek guncangan gempa bumi.

3.Penyebab gempa bumi:
Berdasarkan posisi dan kedalamannya, kejadian gempa bumi ini berasiosiasi dengan patahan aktif di wilayah tersebut.

4. Dampak gempa bumi:
Intensitas guncangan gempa bumi terbesar akan dirasakan di wilayah yang berdekatan dengan pusat gempa bumi, kemudian intensitasnya semakin melemah seiring bertambahnya jarak dengan pusat gempa bumi. Gunungapi yang berdekatan dengan pusat gempa bumi adalah G. Dempo dan G. Kaba, dan menurut informasi dari Pos Pengamatan G. Dempo di Pagar Alam serta Pos Pengamatan G. Kaba di Rejanglobong, guncangan gempa bumi tidak dirasakan namun terekam di stasiun seismik (intensitas I MMI). Informasi dari BMKG, gempa bumi ini dirasakan di Kota Liwa dengan intensitas II MMI (Modified Mercalli Intensity).  Gempa bumi ini tidak menyebabkan tsunami, karena berpusat di darat. Hingga tanggapan ini dibuat, belum ada informasi kerusakan yang diakibatkan gempa bumi ini.

5. Rekomendasi:
  • Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari pemerintah daerah dan BPBD setempat. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempabumi dan tsunami.
  • Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa susulan, yang diharapkan berkekuatan lebih kecil.