Tanggapan Gempa Barat Laut Maluku Tenggara - 5,1 Sr - 21 November 2017

TANGGAPAN GEMPA BARAT LAUT MALUKU TENGGARA
5,1 SR - 21 NOVEMBER 2017

Bersama ini, kami sampaikan tanggapan kejadian gempabumi di Barat Laut Maluku Tenggara Barat, Provinsi Maluku, berdasarkan informasi yang diperoleh dari BMKG, jakarta dan Analisis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, sebagai berikut:

 

1. Informasi gempa bumi

Gempabumi terjadi pada hari Kamis, 21 Desember 2017 pukul 03:00:27 WIB. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pusat gempabumi berada pada koordinat 131,89° BT dan 5,75° LS (92 km Laut Maluku Tenggara Barat), dengan magnitudo 5,1 SR pada kedalaman 111 km.

 

Peta Tanggapan Gempa Bumi BaratLaut Maluku Tenggara


2. Kondisi geologi daerah terkena gempa bumi

Pusat gempabumi berada di dasar laut Perairan Laut Banda, daratan terdekat adalah Pulau Serua dan Kepulauan Tanimbar yang terdiri dari Batuan Berumur Tersier sampai Kuarter. Batuan Tersier terdiri atas batuan sedimen karbonat yang sudah tersesarkan. Sedangkan, Batuan Kuarter yang berada di pesisir barat Kepulauan Tanimbar terdiri atas batuan karbonat dan bancuh yang bersifat lepas. Goncangan gempabumi akan terasa lebih kuat di daerah yang disusun oleh batuan kuarter yang bersifat lepas dan tidak terkonsolidasi, karena sifat batuan yang demikian akan memperkuat efek goncangan gempabumi.


3. Penyebab gempa bumi

Berdasarkan posisi dan kedalamannya, gempabumi ini diperkirakan berasosiasi dengan aktifitas penunjaman Lempeng Indo-Australia di bawah Laut Banda.


4. Dampak gempa bumi

Sampai laporan ini dibuat tidak ada laporan mengenai adanya korban jiwa dan kerusakan bangunan akibat goncangan gempabumi ini. Gempabumi ini tidak menimbulkan gelombang tsunami karena energi tidak cukup menghasilkan gelombang tsunami.


5. Rekomendasi

  • Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari pemerintah daerah dan BPBD setempat.

  • Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempabumi dan tsunami.

  • Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa susulan, yang diharapkan berkekuatan lebih kecil.