Tanggapan Gempa Bumi Di Perairan Barat Sumatera Barat - 4,8 Sr - 4 Februari 2018

TANGGAPAN GEMPA BUMI DI PERAIRAN BARAT SUMATERA BARAT
4,8 SR - 4 FEBRUARI 2018

Bersama ini disampaikan tanggapan kejadian gempa bumi di perairan barat, Sumatra Barat, berdasarkan informasi dari berbagai sumber dan analisis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bancana Geologi, Badan Geologi, sebagai berikut:

 

I. Informasi gempa bumi

Gempa bumi terjadi pada hari Minggu, 4 Februari 2018, pukul 06:23:52 WIB. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa bumi terletak pada koordinat 99,70° BT dan 1,24° LS, dengan magnitudo 4,8 SR pada kedalaman 22 km, berjarak 84 km baratdaya Pariaman, Sumatra Barat. Berdasarkan GeoForschungsZentrum (GFZ), Jerman, pusat gempa bumi berada pada koordinat 99,72° BT dan 1,27° LS, dengan magnitudo M 4,7 pada kedalaman 53 km. The United States Geological Survey (USGS), Amerika, menginformasikan bahwa pusat gempa bumi terletak pada koordinat 99,688° BT dan 1,399° LS, dengan magnitudo M 4,7 pada kedalaman 45,7 km.

 

PADANG 4 FEB

 

II. Kondisi geologi daerah terdekat pusat gempa bumi

Wilayah yang berdekatan dengan pusat gempa bumi adalah Pulau Siberut dan pesisir barat Sumatera Barat. Batuan di Pulau Siberut di dominasi oleh batuan sedimen berumur Tersier. Wilayah pesisir barat Sumatera Barat pada umumnya disusun oleh batuan sedimen dan batuan gunungapi berumur Kuarter. Batuan berumur Kuarter serta batuan berumur Tersier yang telah mengalami pelapukan bersifat urai, lepas, belum kompak sehingga bersifat memperkuat efek guncangan gempa bumi.

 

III. Penyebab gempa bumi

Berdasarkan lokasi pusat gempa bumi dan kedalamannya, gempa bumi berasosiasi dengan aktivitas penunjaman Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia.

 

IV. Dampak gempa bumi

Intensitas guncangan gempa bumi terbesar akan dirasakan di wilayah yang berdekatan dengan pusat gempa bumi, kemudian intensitasnya semakin melemah seiring bertambahnya jarak dengan pusat gempa bumi. Berdasarkan BMKG, gempa bumi ini dirasakan di Kota Padang, Pariaman, Padang Pariaman, Pesisir Selatan dan Agam dengan intensitas II-III MMI (Modified Mercalli Intensity), serta di Padang panjang dengan intensitas I-II MMI. Gempa bumi ini tidak menyebabkan tsunami, karena meskipun berpusat di laut namun energinya tidak cukup kuat untuk menyebabkan deformasi di bawah laut. Hingga tanggapan ini dibuat, belum ada informasi kerusakan yang diakibatkan gempa bumi ini.

 

V. Rekomendasi

  • Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempabumi dan tsunami.

  • Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempabumi susulan, yang diperkirakan berkekuatan lebih kecil.