Tanggapan Gempa Bumi Barat Daya Morotai, Maluku Utara - 5,0 Sr - 11 Februari 2018

TANGGAPAN GEMPA BUMI BARAT DAYA MOROTAI, MALUKU UTARA
5,0 SR - 11 FEBRUARI 2018

Bersama ini, kami sampaikan laporan tanggapan terjadinya gempabumi di BaratDaya Pulau Morotai, Maluku Utara, berdasarkan informasi yang diperoleh dari BMKG, Jakarta, dan Analisis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi sebagai berikut:

 

I. Informasi gempa bumi

Gempabumi terjadi pada hari Minggu, tanggal 11 Februari 2018, pukul 14:05:24 WIB. Berdasarkan informasi dari BMKG pusat gempabumi berada pada koordinat 2,12°LU dan 128,36°BT, dengan magnitudo 5,0 SR pada kedalaman 62 km, berjarak 27 km BaratDaya Pulau Morotai, Maluku Utara.

 

MOROTAI 11 FEB

 

II. Kondisi geologi daerah terkena gempa bumi

Wilayah di sekitar pusat gempabumi pada umumnya tersusun oleh endapan Kuarter berupa endapan pantai, endapan aluvial, dan endapan rombakan batuan vulkanik, serta endapan sedimen Tersier. Endapan Kuarter pada umumnya bersifat lepas, belum kompak (unconsolidated), dan bersifat memperkuat goncangan gempabumi sehingga rawan terhadap goncangan gempabumi.

 

III. Penyebab gempa bumi

Kejadian gempabumi ini berasosiasi dengan aktivitas penunjaman antara punggungan Mayu dan lempeng Halmahera.

 

IV. Dampak gempa bumi

Hingga tanggapan ini dibuat belum ada laporan mengenai kerusakan dan korban yang ditimbulkan akibat kejadian gempabumi ini, gempabumi ini di rasakan II - III Skala (MMI) di Tobelo Gempabumi ini tidak menimbulkan tsunami, karena gempabumi berpusat di Darat.

 

V. Rekomendasi

  • Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari Pemerintah dan BPBD setempat. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempabumi dan tsunami.

  • Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa susulan, yang diharapkan berkekuatan lebih kecil.