Tanggapan Gempa Bumi Tapanuli Utara, Sumatera Utara - 5,3 Sr - 24 Februari 2018

TANGGAPAN GEMPA BUMI TAPANULI UTARA, SUMATERA UTARA
5,3 SR - 24 FEBRUARI 2018

Bersama ini disampaikan tanggapan kejadian gempa bumi di wilayah Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara berdasarkan informasi dari berbagai sumber dan analisis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, sebagai berikut:

 

I. Informasi gempa bumi

Gempa bumi terjadi pada hari Sabtu, 24 Februari 2018, pukul 17:02 WIB. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa bumi terletak pada koordinat 98,95° BT dan 2,03° LU, dengan magnitudo 5,3 SR pada kedalaman 10 km, berjarak 16 km baratdaya Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Berdasarkan GeoForschungsZentrum (GFZ), Jerman, pusat gempa bumi berada pada koordinat 98,93° BT dan 1,97° LU, dengan magnitudo M 4,7 pada kedalaman 10 km. The United States Geological Surve (USGS), Amerika, menginformasikan bahwa pusat gempa bumi terletak pada koordinat 98,822° BT dan 2,084° LU, dengan magnitudo M 5,0 pada kedalaman 10,6 km.

 

TAPANULI UTARA 24 FEB

 

II. Kondisi geologi daerah terdekat pusat gempa bumi

Pusat gempa bumi berada di darat berdekatan dengan Kota Tarutung. Wilayah di sekitar pusat gempa bumi pada umumnya disusun oleh batuan gunungapi berumur Tersier hingga Kuarter. Batuan berumur Kuarter serta batuan berumur Tersier yang telah mengalami pelapukan bersifat urai, lepas, belum kompak sehingga bersifat memperkuat efek guncangan gempa bumi.

 

III. Penyebab gempa bumi

Berdasarkan lokasi pusat gempa bumi dan kedalamannya, gempa bumi berasosiasi dengan aktivitas sesar aktif di lokasi tersebut, yang kemungkinan merupakan segmen dari Sesar Besar Sumatra.

 

IV. Dampak gempa bumi

Intensitas guncangan gempa bumi terbesar akan dirasakan di wilayah yang berdekatan dengan pusat gempa bumi, kemudian intensitasnya semakin melemah seiring bertambahnya jarak dengan pusat gempa bumi. Gempa bumi ini tidak menyebabkan tsunami, karena berpusat di darat. Gunungapi yang berdekatan dengan pusat gempa bumi adalah G. Sinabung, guncangan gempa bumi tidak dirasakan di Pos Pengamatan G. Sinabung, namun terekam pada alat pencatat gempa di G. Sinabung (intensitas guncangan I MMI). Berdasarkan BMKG, gempa bumi ini dirasakan di Siborong-borong dengan intensitas II-III MMI (Modified Mercalli Intensity). Informasi dari dari media online menyebutkan bahwa gempa bumi dirasakan kuat di Tarutung dan sempat membuat masyarakat panik. Hingga tanggapan ini dibuat, belum ada informasi kerusakan yang diakibatkan gempa bumi ini.

 

V. Rekomendasi

  • Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.(

  • Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan, yang diperkirakan berkekuatan lebih kecil.