Tanggapan Kejadian Gempa Bumi Tanggal 26 September 2018 Di Tenggara Tambrauw, Provinsi Papua Barat

Papua 270918

Bersama ini kami sampaikan laporan tanggapan terjadinya gempa bumi di  Tenggara Tambrauw , Papua Barat, berdasarkan informasi yang diperoleh dari BMKG, GFZ Jerman, USGS, dan Analisis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, sebagai berikut:
I. Informasi Gempa Bumi

Gempa bumi terjadi pada hari Rabu tanggal 26 September 2018 pukul 16:27:45 WIB. Menurut BMKG pusat gempa bumi berada pada koordinat 0,91°LS dan 133,01°BT, dengan magnituda 5,4 SR pada kedalaman 20 km, berada pada jarak 69 km Tenggara Tambrauw, Papua Barat. Menurut GFZ Jerman pusat gempa bumi berada pada koordinat 0,69°LS dan 133,02°BT, dengan magnituda M 5,3 pada kedalaman 10 km, Sedangkan menurut USGS pusat gempa bumi berada pada koordinat 0,737°LS dan 133,329°BT, dengan magnituda M 5,0 pada kedalaman 22,5 km .

II. Kondisi geologi daerah terkena gempa bumi

Wilayah yang terletak dekat dengan pusat gempabumi pada umumnya disusun oleh batuan metamorf berumur Pra Tersier, batuan sedimen berumur Tersier dan batuan berumur  Kuarter. Wilayah yang tersusun oleh batuan Kuarter pada umumnya terletak di kawasan pantai berupa endapan pantai dan aluvial. Batuan berumur Pra Tersier dan Tersier yang telah mengalami pelapukan dan batuan berumur Kuarter pada umumnya bersifat lepas, lunak, belum padu (unconsolidated) dan memperkuat efek getaran gempabumi sehingga rentan terhadap goncangan gempabumi.

III. Penyebab gempa bumi

Berdasarkan posisi dan kedalamannya,  gempa bumi ini diperkirakan berasosiai dengan aktivitas Sesar Sorong, sesar aktif yang membentang mulai dari Kepala Burung menerus ke wilayah Provinsi Maluku hingga ke lengan timur Pulau Sulawesi..

IV. Dampak gempa bumi

Hingga tanggapan ini dibuat, belum ada laporan korban jiwa maupun kerusakan bangunan yang diakibatkan oleh gempa bumi tersebut.Gempa bumi ini tidak menimbulkan tsunami, karena pusat gempa bumi berada di darat.

V. Rekomendasi

  1. Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari BPBD setempat. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.
  2. Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa susulan yang diharapkan lebih kecil energinya.