Tanggapan Bencana Gerakan Tanah Kecamatan Tolinggula, Kabupaten Gorontalo Utara Provinsi Gorontalo

Tanggapan bencana gerakan tanah di Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, berdasarkan berita dari:

  1. BPBD Gorontalo Utara
  2. http://regional.kompas.com/read/2017/01/26/10284831/longsor.dan.banjir.landa.gorontalo.utara
  3. http://www.rri.co.id/post/berita/353863/daerah/bukan_saja_banjir_tanah_longsor_juga_terjadi_di_gorontalo_utara.html
  4. http://gorontalo.antaranews.com/berita/34057/longsor-putuskan-akses-transportasi-di-gorontalo-utara

pada hari Kamis, 26 Januari 2017  sebagai berikut :

1. Lokasi dan waktu kejadian :

Gerakan tanah terjadi di Kecamatan Tolinggula. Terdapat 5 titik tanah longsor terjadi di Desa Kasia Kecamatan Sumalata Kabupaten Gorontalo Utara. Gerakan tanah ini terjadi mulai hari Rabu, 25 Januari 2017. Kemungkinan juga terjadi banjir bandang yang menyebabkan dampak meliputi Bulontio Timur, Bulontio Barat, dan Hutokalo di Kecamatan Sumalata; Di Monano Selatan dan Kecamatan Tolinggula.

 

2. Jenis bencana :

Bencana gerakan tanah yang terjadi diperkirakan berupa longsoran bahan rombakan yang menutupi Jalan dan juga area sungai yang menyebabkan terjadinya banjir bandang.

 

3. Dampak gerakan tanah :
  • Jalan trans Sulawesi yang menghubungkan antara Gorontalo denga Kabupaten Boul Sulawesi Tengah terputus sejak pukul 16.00 WITA.
  • Di Monano Selatan, 15 rumah terendam air setinggi 75 cm akibat luapan air Sungai Zuriati
  • Kecamatan Tolinggula, 50 rumah milik warga tergenang air hingga mencapai 50 cm, terutama di di Tolinggula Tengah

 

4. Kondisi daerah bencana :
  • Secara umum topografi di sekitar lokasi gerakan tanah berupa perbukitan bergelombang dengan ketinggian lebih dari 1 m dpl. Lokasi jalur jalan tersebut berupa tebing terjal.
  • Berdasarkan Peta Geologi Lembar Tilamuta, Sulawesi (S. Bachri, Sukido, dan N. Ratman, 1993) batuan penyusun di daerah bencana merupakan anggota dari Breksi Wobudu (Tpwv) yang terdiri dari breksi gunungapi, aglomerat, tuf, tuf lapili, lava bersusunan andesitan-basalan.
  • Berdasarkan Peta Prakiraan Potensi Terjadi Gerakan Tanah pada Bulan Januari 2017 di Gorontalo (Badan Geologi), daerah bencana terletak pada zona potensi terjadi gerakan tanah menengah, artinya  pada daerah ini jika curah hujan diatas normal, terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan.

 

5. Faktor penyebab terjadinya tanah longsor diperkirakan karena :
  • Curah hujan yang tinggi dengan durasi lama sebelum terjadi gerakan tanah.
  • Sifat tanah pelapukan yang sarang dan mudah luruh jika terkena air.
  • Banyaknya air permukaan yang meresap ke dalam tanah melalui pori tanah akan meningkatkan beban pada lereng, sehingga membuat lereng menjadi tidak stabil;

 

6. Rekomendasi

Tim tanggap darurat bencana gerakan tanah akan diberangkatkan ke lokasi bencana, untuk melakukan:

  • Pemeriksaan guna mengetahui penyebab terjadinya gerakan tanah.
  • Memberikan rekomendasi teknis penanganan bencana gerakan tanah.
  • Memberikan sosialisasi mengenai kondisi gerakan tanah yang telah terjadi kepada masyarakat yang terkena bencana.

 

 

LAMPIRAN

 

Gorontalo 1 (300117)

Gambar 1. Peta petunjuk lokasi gerakan tanah di Jalur Jalan di Kecamatan Tolinggula, Kabupaten Gorontalo Utara, Gorontalo

 

Gorontalo 2 (300117)

Gambar 2. Peta prakiraan wilayah potensi terjadi gerakan tanah pada bulan Januari 2017 di Provinsi Gorontalo

 

WILAYAH POTENSI GERAKAN TANAH

DI KABUPATEN GORONTALO UTARA BULAN JANUARI 2017

Gorontalo 3 (300117)

Keterangan :

Gorontalo 4 (300117)