Tanggapan Bencana Gerakan Tanah Kec. Warungkiara, Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa Barat

Tanggapan bencana gerakan tanah di Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, berdasarkan informasi Media Online Kompas pada hari Selasa, 7 Februari 2016, sebagai berikut:

1. Lokasi dan waktu kejadian:

Gerakan tanah terjadi di 3 (tiga) Kampung yaitu Citiis, Bojonghaur dan Pasirjambu, Desa Bantarkalong, Kecamatan Warungkiara Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Gerakan tanah terjadi pada hari Senin 6 Februari 2017.

 

2. Jenis gerakan tanah:

Jenis gerakan tanah berupa Longsoran aliran bahan rombakan.

 

3. Dampak gerakan tanah:
  • 4 (empat) rumah rusak
  • 60 (enam puluh) kepala keluarga mengungsi

 

4. Kondisi daerah bencana :
  • Secara umum lokasi kejadian gerakan tanah merupakan area perkebunan dan pemukiman dengan ketinggian sekitar 270 mdpl.
  • Berdasarkan Peta Geologi Lembar Jampang, Jawa Barat (Sukamto, Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi, 1975), daerah bencana terletak pada formasi Rajamandala dengan litologi berupa batupasir kwarsa, napal, batulempung dan tufan.
  • Berdasarkan Peta Prakiraan Wilayah Potensi Terjadi Gerakan Tanah pada Bulan Februari 2016 di Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat (Badan Geologi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi), lokasi bencana berada pada zona potensi gerakan tanah menengah – tinggi artinya daerah yang mempunyai potensi menengah - tinggi untuk terjadi gerakan tanah. Pada zona ini gerakan tanah lama dan baru dapat aktif kembali. Gerakan tanah mudah terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan.

 

5. Faktor penyebab terjadinya gerakan tanah diperkirakan:
  • Lereng yang terjal dan tanpa penahan.
  • Pemotongan lereng yang tidak mengikuti kaidah keteknikan tanah dan batuan
  • Hujan dengan intensitas tinggi yang turun sebelum kejadian gerakan tanah.
  • Material penyusun lereng mudah tergerus air dan poros sehingga mudah longsor.
  • Penataan air permukaan yang kurang baik.

 

6. Tim Tanggap Darurat akan ke lapangan untuk:
  • Melakukan pemeriksaan detail pada lokasi kejadian gerakan tanah.
  • Menganalisis tingkat kerawanan terkait potensi terjadi gerakan tanah susulan.
  • Memberi arahan dan rekomendasi teknis.

 

 

LAMPIRAN

 

Bantarkalong 3 (08022017)

Gambar 1 Peta Petunjuk lokasi Gerakan Tanah

 

Bantarkalong 4 (08022017)

Gambar 2 Peta Prakiraan Wilayah Potensi Terjadi Gerakan Tanah

 

Bantarkalong 5 (08022017)

Gambar 3 Peta Geologi Daerah Gerakan Tanah

 

WILAYAH POTENSI GERAKAN TANAH

DI KABUPATEN SUKABUMI

PROVINSI JAWA BARAT

 BULAN FEBRUARI 2017

Bantarkalong 1 (08022017)

Keterangan :

Bantarkalong 2 (08022017)