Laporan Singkat Pemeriksaan Gerakan Tanah Di Desa Cililin, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat

Laporan  hasil  pemeriksaan  lapangan  Bencana Gerakan di Desa Cililin, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat berdasarkan lewat telepon dan Permohonan Kajian Gerakan Tanah Yang Bernomor 900/074-BPBD. Hasil pemeriksaan sebagai berikut:

1. Lokasi dan Waktu Kejadian Gerakan Tanah:

  • Gerakan tanah terjadi di Kampung Jatiradio, RT 2 RW 12, Desa Cililin, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat. Secara geografis terletak pada koordinat :  6° 57' 21.2" LS dan 107° 27' 22.6"BT. Gerakan tanah terjadi pada tanggal, 10 Maret 2017. Namun pada saat ini penduduk masih khawatir terhadap longsoran susulan.
  • Gerakan tanah juga terjadi RT 4, RW 2, Kp. Cinangsi, Desa Karangtanjung, Kec Cililin, Kabupaten Bandung Barat, Secara geografis lokasi ini terletak pada koordinat  6° 57' 11.6" LS dan 107° 27' 48.5 BT. Gerakan tanah terjadi sebelumnya 27 Februari 2017 dan sering terjadi sebelumnya.

 

2,  Kondisi daerah bencana :

  • Morfologi, Secara umum daerah bencana di Kp. Jati Radio merupakan lereng perbukitan bergelombang kuat dengan kemiringan lereng > 30°, dan pemukiman terletak di kaki lereng G. Gegerpulus. Sedangkan gerakan tanah di Kp. Cinangsi terjadi di kawasan hutan di lereng Pasir Ipis, namun area terdampak terjadi di lahan/ladang RT 4, RW 2 Kp. Cinangsi, Desa Karangtanjung.
  • Geologi, Berdasarkan hasil pengamatan di lokasi bencana batuan penyusun daerah bencana andesit masiv sebagai batuan dasar dan blok andesit lepas-lepas diatas batuan dasar dan tanah pelapukan. Tanah pelapukan yang berupa pasir lempungan yang menumpang di atas lava andesit.
  • Keairan, Kondisi keairan di daerah bencana untuk keperluan sehari-hari menggunanakan air dari mata air. Rembesan air muncul pada batas antara tanah pelapukan dan lava andesit serta pada lava andesit yang terkekarkan.
  • Tata guna lahan, Di Kp. Jatiradio, Desa Cililin lereng bagian atas berupa semak belukar dan kebun campuran, sedangkan bagian bawah lereng berupa pemukiman padat. Sedangkan di Kp. Cinangsi, Desa Karangtanjung tataguna lahan bagian atas merupakan hutan pinus, dibagaian bawah/kaki lereng merupakan ladang dan pemukiman
  • Kerentanan gerakan tanah, Berdasarkan Zona Kerentanan Gerakan Tanah Kabupaten Bandung Barat lokasi bencana terletak pada zona kerentanan gerakan tanah menengah dan tinggi. Sedangkan berdasarkan Peta Potensi Terjadi Gerakan Tanah Kabupaten Bandung Barat bulan Maret 2017 (PVMBG-Badan Geologi), lokasi bencana terletak pada daerah potensi gerakan tanah menegah - tinggi artinya pada lokasi ini berpotensi terjadi gerakan tanah. Gerakan tanah lama dan gerakan tanah baru masih aktif bergerak, akibat curah hujan yang tinggi dan erosi yang kuat.

 

3. Situasi dan Dampak Bencana

  • Jenis Gerakan tanah yang terjadi di Kampung Jati Radio, Desa Cililin adalah longsoran (slide) yang berubah menjadi aliran (Flow Slide).  Arah longsoran relatif ke timur. Lebar mahkota longsoran 14 meter, panjang longsoran 23 m, panjang landaan atau material gerakan tanah mencapai 149 m, dengan kelerengan 32° - 40°. Dampak bencana menyebabkan :
    • 4 korban luka dan 2 korban luka dirawat di Puskesmas Cililin
    • tiga rumah rusak berat
    • Sekitar 90 KK mengungsi
  • Jenis Gerakan tanah yang terjadi di Kp. Cinangsi, Desa Karangtanjung, Kec Cililin adalah longsoran (slide) yang berubah menjadi aliran (Flow Slide).  Arah longsoran relatif ke barat laut. Lebar mahkota longsoran 8 meter, panjang longsoran 23 m, panjang landaan atau material gerakan tanah mencapai 150 m, dengan kelerengan > 40°. Dampak bencana menyebabkan :
    • Ladang terkena lumbur dan batu
    • Air dan lumpur kadang-kadang masuk ke pemukiman warga

 

4. Faktor Penyebab Terjadinya Gerakan Tanah :

Secara umum faktor penyebab terjadinya gerakan tanah di daerah pemeriksaan antara lain adalah:

  • Kemiringan lereng yang terjal (>30°)
  • Tanah pelapukan dan batuan lepas (lava blok) yang menumpang diatas lava andesit masiv
  • Curah hujan dengan intensitas tinggi dan lama memicu terjadinya gerakan tanah.
  • Kurangnya tanaman yang berakar kuat dan dalam
  • Banyaknya rembesan pada kontak antara tanah pelapukan dan lava andesit

 

5. Mekanisme Terjadinya Gerakan Tanah :

Curah hujan yang tinggi serta saluran drainase yang kurang baik dan kelerengan terjal menyebabkan air hujan masuk ke dalam tanah melalui retakan sehingga  jenuh air. Akibatnya bobot masanya tanah bertambah dan kuat gesernya menurun, sehingga tanah tidak stabil (mudah bergerak). Tanah pelapukan dan bongkahan lava (lava blok) yang menumpang pada lava andesit dengan kemiringan terjal tersebut menyebabkan terjadinya gerakan tanah. Karena curah hujan yang tinggi dan munculnya rembesan pada batas kontak tanah dan batuan tersebut, maka terjadi perubahan tipe longsoran menjadi tipe aliran.

 

6. Rekomendasi Teknis

Berdasarkan hasil pemeriksaan lapangan, maka direkomendasikan sebagai berikut:

1. Kampung Jatiradio, RT 2 RW 12, Desa Cililin, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat
  • Rumah rusak berat agar di pindah ke tempat yang lebih aman.
  • Untuk melindungi pemukiman sebaiknya dibuat Cek Dam pada bagian atas pemukiman (minimal 3 Cek Dam) atau dibuat Bronjong (minimal 3 Baris)
  • Pada saat ini masih berpotensi terjadi longsoran susulan walaupun kecil (karena longsor sudah mengenai Bedrock/Batuan Dasar), material longsor dan batu lepas masih ada dibagian atas sehingga jika hujan lebat berpotensi turun meskipun dalam jumlah yang tidak banyak.
  • Membuat saluran air atau saluran drainase mengingat saluran yang ada saat ini sangat kecil dan alur sungai kecil muncul akibat longsoran tersebut.
  • Saluran tersebut lurus melewati rumah yang rusak atau yang terkena material longsoran kemudian dibelokan pada morfologi yang relatif datar. Jika saluran dibelokan di bagian atas pemukiman dikhawatirkan akan terjadi overflow.
  • Potensi yang mungkin terjadi saat ini adalah longsoran kecil dan batu-batu lepas yang masuk ke lembah dan kemudian jika hujan terbawa ke bawah (pemukiman). Hal ini perlu segera diantisipasi mengingat tidak adanya saluran air/drainase dan Cek Dam atau Bronjong yang memadahi.
  • Masyarakat yang tinggal dibawah tebing sebaiknya meningkatkan kesiapsiagaan pada saat dan setelah turun hujan karena potensi pergerakan tanah masih ada.
  • Tata guna lahan diubah menjadi tanaman keras yang berakar kuat dan dalam
  • Memasang Sistem Peringatan Dini Longsor berbasis curah hujan sebagai upaya antisipasi dini peningkatan kesiapsiagaan masyarakat, BUKAN alat extensometer karena tidak cocok untuk tipe longsoran yang ada di cililin.
  • Jika muncul retakan segera di tutup dengan tanah agar air tidak masuk ke dalam retakan, jika retakan bertambah lebar dan muncul rembesan-rembesan air dan lumpur segera mengungsi.
  • Tidak melakukan pemotongan lereng yang terlalu terjal

 

2. Kampung Cinangsi, Desa Karangtanjung, Kec Cililin, Kabupaten Bandung Barat
  • Dibuat Cek Dam atau Bronjong agar Lumpur dan batu tidak meluap ke ladang/tanah/ pemukiman warga
  • Pembuatan talud agar tidak mengerosi alur sungai
  • Masyarakat yang tinggal dibawah tebing sebaiknya meningkatkan kesiapsiagaan pada saat dan setelah turun hujan karena potensi pergerakan tanah masih ada.
  • Jika turun hujun tidak beraktivitas di lokasi area yang sering terdampak air, lumpur dan batu
  • Menata saluran air agar air Lumpur tidak terjadi overflow/ melimpah saat hujan lebat

 

 

LAMPIRAN

 

Cililin 1 (290317)

Gambar 1. Peta petunjuk lokasi gerakan tanah di Kp. Jati radio, Desa Cililin, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat

 

Cililin 2 (290317)

Gambar 2 Peta Geologi Lokasi Bencana

 

TABEL WILAYAH POTENSI GERAKAN TANAH

KABUPATEN BANDUNG BARAT, PROVINSI JAWA BARAT

 BULAN MARET 2017

Cililin 3 (290317)

Keterangan : 

Cililin 4 (290317)

 

Cililin 5 (290317)

Gambar 3 Peta Prakiraan Potensi Terjadi Gerakan Tanah Kabupaten Bandung Barat di Bulan Maret 2017

 

Cililin 6 (290317)

Gambar 4 Peta situasi gerakan tanah di Kp Jatiradio, Desa Cililin, Kecamatan Cililin, Kab. Bandung Barat

 

Cililin 7 (290317)

Gambar 5 penampang situasi gerakan tanah di Kp Jatiradio, Desa Cililin, Kecamatan Cililin, Kab. Bandung Barat 

 

Cililin 8 (290317)

Rumah yang rusak dan terancam longsoran

 

Cililin 9 (290317)

Kelerengan yang terjal, material batu lepas-lepas dan tanah yang tipis jika hujan berpotensi terbawa ke bawah

 

Cililin 10 (290317)

Mahkota Longsoran Bagian Atas Bukit dengan tanah pelapukan yang tipis (< 2 meter)

 

Cililin 11 (290317)

Rembesan air yang muncul melalui retakan dan kontak antar batuan dasar dasar dan tanah penutup

 

Cililin 12 (290317)

Alur aliran sungai yang dapat berpotensi  menjadi aliran bahan rombakan di lereng bagian atas Kampung Cinangsi

 

Cililin 13 (290317)

Material Aliran bahan rombakan Kerakal - Bongkah yang materialnya  sudah terbawa mendekati Kampung Cinangsi

 

Cililin 14 (290317)

Material Aliran bahan rombakan berukuran pasir hingga kerakal sudah masik di lahan Kampung Cinangsi

 

Cililin 15 (290317)

Koordinasi dan penyampaian hasil pemeriksaan dari BADAN GEOLOGI kepada perwakilan warga, BPBD Kabupaten Bandung Barat dan BPBD Provinsi Jawa Barat