Tanggapan Bencana Gerakan Tanah Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat

Tanggapan bencana gerakan tanah di Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, berdasarkan berita dari http://www.antaranews.com pada hari Selasa 28 Maret 2017,  sebagai berikut: 

1. Lokasi dan waktu kejadian :

Gerakan tanah terjadi di Kampung Pasir Rincang, Desa Dukuh, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, pada hari Selasa Maret 2017, pukul 09.30 pagi. Terjadi pada saat masyarakat melakukan perbaikan pada saluran air untuk membersihkan bekas longsoran sebelumnya.

 

2. Jenis bencana :

Bencana gerakan tanah yang terjadi diperkirakan berupa longsoran bahan rombakan dengan ketinggian sekitar 5 meter.

 

3. Dampak gerakan tanah :
  • Satu orang tewas dan dua orang dirawat dirumah sakit.

 

4. Kondisi daerah bencana :
  • Secara umum topografi di sekitar lokasi gerakan tanah berupa perbukitan bergelombang dengan ketinggian lebih dari 800-1200 m dpl.
  • Berdasarkan Peta Geologi Lembar Garut dan Pameungpeuk, Jawa (M. Alzwar, N. Akbar dan S. Bachri, 1992) batuan penyusun di daerah bencana terdiri dari Rempah lepas dan lava bersusun andesit-basalan, bersumber dari komplek gunungapi tua G.Guntur – G.Pangkalan dan G.Kendang.
  • Berdasarkan Peta Prakiraan Potensi Terjadi Gerakan Tanah pada Bulan Maret 2017 di Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat (Badan Geologi), daerah bencana termasuk zona potensi terjadi gerakan tanah menengah-tinggi. Artinya, zona potensi menengah adalah daerah yang mempunyai potensi menengah untuk terjadi gerakan tanah. Pada zona ini dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan diatas normal, terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan. Sedangkan Zona Potensi tinggi adalah daerah yang mempunyai potensi tinggi untuk terjadi gerakan tanah. Pada zona ini dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan diatas normal, sedangkan gerakan tanah lama dapat aktif kembali.

 

5. Faktor penyebab terjadinya tanah longsor diperkirakan karena :
  • Terjadi gangguan pada lereng dikarenakan adanya perbaikan saluran air oleh masyarakat.
  • Sifat tanah pelapukan yang sarang dan mudah luruh jika terkena air.
  • Banyaknya air permukaan yang meresap ke dalam tanah melalui pori tanah akan meningkatkan beban pada lereng, sehingga membuat lereng menjadi tidak stabil;
  • Curah hujan yang tinggi dengan durasi lama sebelum terjadi gerakan tanah.

 

6. Rekomendasi :
  • Penduduk yang beraktivitas pada lokasi yang berdekatan dengan area yang mengalami longsoran di sekitar lokasi gerakan tanah, agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap longsor susulan, terutama pada saat dan setelah turun hujan.
  • Pembersihan material longsoran agar tidak dilaksanakan pada saat dan setelah turun hujan karena dikhawatirkan adanya longsor susulan.
  • Pemasangan rambu-rambu peringatan bahaya longsor disepanjang jalan yang berpotensi terjadi longsor.
  • Masyarakat agar mengikuti arahan yang disampaikan oleh Pemerintah Daerah.

 

 

LAMPIRAN

 

Bandung 1 (300317)

Peta petunjuk lokasi gerakan tanah di Desa Dukuh, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung

 

Bandung 2 (300317)

Peta geologi Desa Dukuh dan sekitarnya, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung

 

Bandung 3 (300317)

Peta prakiraan wilayah potensi terjadi gerakan tanah pada bulan Maret 2017, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat

 

WILAYAH POTENSI GERAKAN TANAH

DI KABUPATEN BANDUNG, PROVINSI JAWA BARAT

 BULAN MARET 2017

Bandung 4 (300317)

Keterangan :

Bandung 5 (300317)