Kunjungan Kerja Kepala Badan Geologi Ke Pos Pengamatan Gunungapi Sinabung

Gunungapi Sinabung sebelum tahun 2010 merupakan gunungapi tipe B yang artinya sejak tahun 1600 tidak tercatat kejadian erupsinya. Sejak kejadian letusan 29 September 2010, gunungapi ini  berubah klasifikasinya  dari tipe B menjadi tipe A. Tahun 2011 dan 2012, aktivitas gunungapi relatif tenang, namun demikian hasil pengamatan aktifitas  gempa vulkaniknya belum menunjukan  tanda - tanda bahwa gunungapi ini akan segera berhenti aktivitasnya. Para ahli gunungapi di lingkungan Badan Geologi bersama para kolega baik dari dalam dan luar negeri terus melakukan upaya mitigasi bahaya bencana gunungapi melalui riset dan penyelidikan tanpa kenal lelah.  Pada akhir 2011 pos pengamatan gunungapi Sinabung dibangun. Pada tahun 2013 hal yang dikuatirkan  terjadi, letusan  gunungapi Sinabung menggelegar memuntahkan segala materialnya dan mengancam lingkungan maupun penduduk di daerah sekitar gunungapi Sinabung dan sekitarnya. Sinabung terus menerus meletus hingga saat ini baik dengan intensitas letusan kecil maupun besar. Fakta-fakta ini menjadikan Gunungapi Sinabung sebagai gunungapi paling aktif di Indonesia.

Hal inilah yang menjadi tujuan utama kunjungan kerja Tim Badan Geologi, KESDM ke Pos Pengamatan Gunungapi Sinabung, yang beralamat di jalan Kiras Bangun, Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara pada tanggal 28 September 2016 yang dipimpin langsung oleh Kepala Badan Geologi  DR. Ir. Ego Syarial,M.Sc beserta Ir. Kasbani M.Sc Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dan  Ir. Gede Suantika, M.Si. Kepala Bidang Mitigasi Gunungapi dan Staf di lingkungan Badan Geologi. Tim melakukan kunjungan untuk memantau peralatan, sarana dan prasarana yang ada agar tetap berfungsi dan layak digunakan untuk melakukan pemantauan sehingga dapat menunjang sistem mitigasi bencana yang optimal yaitu  dimana letusan yang terjadi tidak menimbulkan dampak bencana yang dapat merugikan bagi masyarakat dan kehidupan.

Seperti kita ketahui bahwa di Indonesia tersebar 127 gunungapi aktif baik yang dikategorikan ke dalam tipe A, B maupun C. PVMBG merupakan salah satu unit di bawah Badan Geologi yang mempunyai tugas  melaksanakan mitigasi gunungapi, gempa bumi dan tsunami serta gerakan tanah. Pos pengamatan gunungapi melaksanakan salah satu upaya mitigasi gunungapi melalui  peringatan dini potensi ancaman letusan gunungapi  kepada Pemerintah Daerah dan masyarakat. PVMBG  bertindak sebagai Pusat Analisis dan Pengambil Kebijakan di bawah Badan Geologi.

kunker_snb_0916_0

Penjelasan dan diskusi mengenai kegiatan dan penggunaan segala peralatan dan sarana yang ada di Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung antara Kepala Badan Geologi dan para petugas pengamat gunung api. Rabu (28/09/16)

kunker_snb_0916_1   kunker_snb_0916_22

Letusan Gunung Api Sinabung pukul 18.07 WIB Akhir letusan Gunung Api Sinabung pukul 18.13 WIB

 

kunker_snb_0916_3

Gunung Api Sinabung dalam kondisi pasif di pagi hari pukul 08.38 WIB

 

 

Sumber:

Johan Budi Winarto

Kasubbag Humas dan Kerja Sama

Sekretariat Badan Geologi