Jurnal Laporan Mingguan Pusat Vulkanologi Dan Mitigasi Bencana Geologi Periode 15-21 April 2019

Logo_ESDM_Remake_FINAL-2

1. Aktivitas Gunungapi

(1). Aktivitas G. Sinabung:

Selama minggu ini tidak terjadi erupsi baik efusif maupun eksplosif. Secara visual umumnya gunung cerah, tertutup kabut, dan berawan. Asap kawah teramati berwarna putih tipis sampai tebal tekanan lemah mencapai ketinggian 400 m di atas puncak. Seismograf merekam 17 kali Gempa Hembusan, 2 kali Gempa Tornillo, 1 kali Gempa Low Frequency, 16 kali Gempa Tektonik Lokal, 20 kali Gempa Tektonik Jauh.

(2). Gunungapi Agung:

Pada minggu ini terjadi 2 kali erupsi eksplosif/letusan vulkanian skala kecil pada Tanggal 21 April 2019. Erupsi pertama pada Pukul 03:21 WITA, kolom abu letusan kelabu tebal mencapai ketinggian 2000 m dari puncak, abu menyebar ke barat dan selatan dan abu jatuh sekitar Besakih, Rendang, Klungkung, Gianyar, Bangli, Tabanan, dan sampai ke Bandara Ngurah Rai-Denpasar. Erupsi kedua pada Pukul 18:56 WITA, kolom abu tebal mencapai ketinggian 3000 m dari puncak, abu menyebar ke selatan dan tampak Jatuhan abu tipis-sedang di Besakih, Rendang, Sebudi, dan Selat. Kedua erupsi disertai suara dentuman terdengar sampai ke Pos PGA di Rendang maupun di Pos PGA di Batulompeh. Material pijar dilontarkan secara radial/ke segala arah keluar kawah dan jatuh di dalam radius 4 km. Pengamatan visual selama seminggu gunungapi terlihat jelas, kabut/berawan, dan hujan. Umumnya asap kawah teramati berwarna putih ketebalan sedang mencapai ketinggian 50-300 meter dari atas puncak. Seismograf merekam 2 kali Gempa Letusan (amplituda maksimum 25 mm dan lama gempa 82-175 detik), 8 kali Gempa Hembusan, 14 kali Gempa Vulkanik Dangkal, 1 kali Gempa Vulkanik Dalam, 6 kali Gempa Tektonik Lokal, dan 29 kali Gempa Tektonik Jauh.

(3). Aktivitas G. Anak Krakatau:

Pada minggu ini terjadi erupsi tipe letusan kecil sebanyak 3 kali, pada Tanggal 15-17 April 2019. Secara visual gunung tampak jelas tetapi letusan tidak teramati diikuti oleh kolom asap atau abu. Pengamatan visual selama seminggu gunungapi terlihat jelas hingga tertutup kabut, hembusan asap kawah tidak teramati. Seismograf merekam 3 kali Gempa Letusan (amplituda maksimum 50-57 mm dan lama gempa 22-57 detik), 13 kali Gempa Hembusan, tremor menerus dengan amplitudo 1-12 mm, 42 kali Gempa Low Frequency, 15 kali Gempa Vulkanik Dangkal,1 kali Gempa Vulkanik Dalam, dan 1 kali Gempa Tektonik Jauh

(4). Aktivitas G. Merapi:

Pada minggu ini tidak tercatat erupsi letusan tetapi erupsi efusif berupa pertumbuhan kubah lava dalam laju rendah masih berlangsung. Posisi kubah lava masih stabil tetapi masih terjadi guguran lava dan awan panas guguran (APG), di malam hari tampak luncuran material pijar. Arah guguran dominan ke tenggara (Kali Gendol). Volume kubah lava minggu ini turun sedikit dibandingkan volume minggu lalu. Pengukuran terakhir minggu ini Tanggal 09 April 2019 yaitu sebesar 466.000 m3. Sebagian besar ekstrusi lava yang terjadi langsung gugur ke hulu Kali Gendol. APG terjadi sebanyak 5 kali meluncur maksimum sejauh 1450 m ke arah hulu Kali Gendol pada Tanggal 21 April 2019. Secara visual cuaca didominasi mendung, berawan dan hujan, kadang-kadang pagi dan malam teramati cerah. Tidak terjadi lahar. Asap kawah teramati berwarna putih intensitas tipis hingga tebal mencapai ketinggian 70 m di atas puncak kawah. Seismogram merekam 5 kali APG, 203 kali Gempa Guguran, 13 kali Gempa MP, 18 kali Gempa Hembusan, 4 kali Gempa LF, 4 kali Gempa Vulkanik Dangkal, dan 14 kali Gempa Tektonik.

2. Kegiatan Tanggap Darurat dan Pasca Bencana

(1). Mengirim Tim Tanggap Darurat untuk melakukan pemeriksaan longsor di Cililin, Kabupaten Bandung Barat.

(2). Tim Pasca Bencana Gerakan Tanah ke Kabupaten Bandung Barat.

3. Kegiatan Survey/Pemetaan

(1). Mengirim Tim Gempa Bumi untuk Survei Paleoseismologi Cekungan Bandung dari Tanggal 19-30 April 2019.

4. Kegiatan Lain

(1). Tanggal 15 April 2019 menghadiri rapat persiapan peringatan 100 tahun Pemantauan Gunung api Indonesia, Ruang Rapat Lantai 2 PVMBG, Gedung AF Lasut II, Jl. Diponegoro No. 57 Bandung.

(2). Tanggal 15 April 2019 menghadiri rapat pembahasan Perjanjian kerjasama PVMBG–Perum Perhutani tentang pemanfaatan air Blok Cikole–Pos Tangkuban Parahu, di Ruang Kasubag Umum dan Kepegawaian PVMBG, Lt.2 Gedung AF Lasut II, Jl. Diponegoro No. 57 Bandung.

(3). Tanggal 15 April 2019 mendampingi ekskursi geophysical summer school ITB ke Stasiun Pengamatan G. Tangkuban Parahu.

(4). Tanggal 16 April 2019 menghadiri pembahasan Rancangan Peraturan Menteri ESDM tentang pedoman penetapan warisan geologi (geoheritage), di Ruang Rapat Lantai 2 PVMBG, Gedung AF Lasut II, Jl. Diponegoro No. 57 Bandung.

(5). Tanggal 18 April 2019 menghadiri diskusi dan pembahasan rencana kerja Tim EOS ( Earth Observatory of Singapore ) di kawasan G. Gede dan G. Salak, di Ruang Kepala Bidang MGA, Lt.3 Gedung AF Lasut II, Jl. Diponegoro No. 57 Bandung.

(6). Tanggal 15 April 2019 menghadiri FGD isu strategis penataan ruang di kawasan rawan bencana, dalam revisi RTRW Kabupaten Karangasem Bali, di Hotel Veranda Yogyakarta.

(7). Tanggal 15 April 2019 menerima kunjungan SMP Kanisius Gayam Yogyakarta sebanyak 49 siswa dan 2 guru pendamping ke BPPTKG Yogyakarta.

(8). Tanggal 18 April 2019 menghadiri rapat Perencanaan Pengembangan Kawasan Tegalluar Kabupaten Bandung di Bappeda Provinsi Jawa Barat.

(9). Menerima kunjungan BPBD Sukabumi dalam rangka konsultasi mengenai potensi gerakan tanah dan gempa bumi akibat aktivitas Sesar Cimandiri.

(10). Menerima kunjungan BPBD Cianjur yang berkaitan dgn permohonan kajian lahan relokasi.

(11). Melakukan kajian Zona Kerentanan Gerakan Tanah di lahan Dinas Kesehatan Kabupaten Garut di Pameupeuk, Garut.

(12). Menghadir rapat perencanaan Pemetaan Terpadu Cekungan Bandung di PAGTL.

(13). Menerima tamu dari BPBD Kabupaten Bogor dalam rangka konsultasi mitigasi gerakan tanah.