Kegiatan Verifikasi Peta Krb Tsunami Di Banyuwangi

Banyuwangi merupakan salah satu wilayah rawan bencana tsunami di Indonesia. Bagian selatan wilayah ini berhadapan langsung dengan Samudera Hindia yang merupakan sumber gempa bumi di laut yang bisa membangkitkan gelombang tsunami. Menurut catatan sejarah, daerah ini pernah dilanda gelombang tsunami sebanyak 3 kali, yaitu tahun 1818, 1925, dan terakhir tahun 1994. Jumlah korban jiwa pada kejadian bencana tsunami tanggal 3 Juni 1994,  tercatat lebih dari 200 orang dan kerugian harta benda yang cukup besar.
Salah satu upaya mitigasi yang dilakukan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, KESDM adalah dengan menerbitkan Peta Kawasan Rawan Bemcana (KRB) Tsunami. Peta KRB Tsunami ini dibuat dengan pemodelan landaan gelombang tsunami menggunakan perangkar lunak terkini. Parameter masukan yang digunakan dalam pemodelan ini adalah; topografi pantai skala detail, batimetri, dimensi sumber gempa bumi, dan magnituda msksimum yang terjadi; yang dikalkulasi untuk menghasilkan model landaan tsunami.
Salah satu hal penting dalam pemutakhiran peta KRB Tsunami adalah groundchecking ke lapangan untuk verifikasi hasil modeling peta landaan tsunami dengan sejarah landaan tsunami yang pernah terjadi di wilayah tersebut. Apabila hasil verifikasi tidak/kurang sesuai, maka hal ini bisa menjadi bahan evaluasi dalam penentuan parameter masukan modeling.
Hal yang tidak kalah penting dalam upaya mitigasi bencana tsunami adalah dengan cara memberikan sosialisasi dan informasi terkait bemcana ini, baik kepada aparat pemerintah maupun masyarakat, untuk memberikan wawasan pengetahuan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana tsunami.
Pada hari, selasa tanggal 21 November 2017, Tim verifikasi peta Kawasan Rawan Bencana (KRB) Tsunami wilayah Banyuwangi, memberikan sosialisi dan informasi terkait peta KRB Tsunami wilayah ini kepada peserta  kegiatan Validasi Rencana Kontijensi Tsunami di wilayah Banyuwangi, yang diprakarsai oleh BPBD dan Bappeda Banyuwangi serta BPBD prov. Jatim. Peserta acara ini adalah semua SKPD terkait di wilayah Banyuwangi, serta beberapa camat dan kepala desa yg daerahnya kemungikinan dan pernah terlanda tsunami. Cukup banyak pertanyaan yg diajukan peserta dalam sesi tanya jawab. Setelah acara tanya jawab selesai, dilanjut berdiskusi dengan Bappeda, BPBD, dll, yang berguna sebagai bahan  masukan terkait validasi peta KRB Tsunami wilayah ini.

 

LAMPIRAN

Banyuwangi 1 (221117)

Banyuwangi 2 (221117)

Banyuwangi 3 (221117)

Banyuwangi 4 (221117)

Banyuwangi 5 (221117)