Sosialisasi Gerakan Tanah Di Daerah Rawan Longsor Desa Kalilunjar, Kecamatan Banjarmangu, Banjarnegara

Dalam rangka mengahdapi musim penghujan  Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Diundang oleh BPBD Provinsi Jawa Tengah untuk melakukan sosialisasi bencana gerakan tanah. Narasumber penyampaian materi dilakukan oleh Sumaryono dari PVMBG, Arief Kalak BPBD Banjarnegara, Kethut BPBD Provinsi dan Rusdiyanto Anggota DPRD dari Komisi E. Sosialisasi ini dilakukan dihadapan pemuda dan karangtaruna Desa Kalilunjar, Kecamatan  Banjarmangu , yang mana lokasi tersebut merupakan salah satu daerah rawan longsor di Banjarnegara. Harapan dari sosialisasi ini Pemuda di daerah rawan longsor agar siap menjadi relawan yang utama jika terjadi bencana sehingga terbentuk komunitas Desa Siaga Bencana atau Pemuda Siaga Bencana. Disamping itu penduduk atau pemuda setempat tahu dan mengenali bahwa daerah tempat tinggalnya rawan bencana, serta mengenali ciri-ciri tanda-tanda awal akan terjadi bencana longsor. Dengan mengenali tanda-tanda awal longsor minimal bisa mengurangi jumlah korban jika terjadi bencana yang tidak diharapkan.

Kalilunjar

Terbentuknya masyarakat yang siaga bencana merupakan langkah awal yang positif, karena Penanggulangan Bencana merupakan tanggung jawab bersama. Beberapa peserta sangat aktive memberi respons berupa pertanyaan-pertanyaan terkait dengan tanaman yang bias mengurangi longsor, perlunya jalur evakuasi bencana, serta apa yang harus dilakukan jika melihat tanda-tanda awal akan terjadi longsor. Aplikasi Magma Indonesia juga dikenalkan sebagai wadah masyarakat untuk mendapatkan informasi bencana di Indonesia. Diharapkan agar para pemuda dan organisasi Karang Taruna di Desa berperan active dalam mitigasi tanah longsor atau gerakan tanah yang ada di Kabupaten Banjarnegara umumnya dan Di Desa Kalilunjar Khususnya.