Jurnal Laporan Mingguan Pusat Vulkanologi Dan Mitigasi Benana Geologi Periode 26 November - 2 Desember 2018

Logo_ESDM

1. Aktivitas Gunungapi

  1. Aktivitas G. Sinabung: Selama seminggu ini tidak teramati adanya erupsi baik efusif maupun eksplosif. Secara visual umumnya gunung cerah, tertutup kabut, dan hujan. Asap kawah teramati berwarna putih tipis mencapai ketinggian 500 m diatas puncak. Seismograf merekam 9 kali Gempa Hembusan, 6 kali Gempa Tornillo, 1 kali Gempa Low Frequency, 6 kali Gempa Tektonik Lokal, 16 kali Gempa Tektonik Jauh (1 kali diantaranya merupakan gempa terasa), dan 1 kali getaran banjir.
  2. Aktivitas G. Agung:Pada minggu ini tidak teramati adanya erupsi baik efusif maupun eksplosif. Secara visual  teramati asap kawah berwarna putih tipis tekanan lemah mencapai ketinggian 100 m di atas puncak. Seismograf merekam 8 kali Gempa Hembusan, 19 kali Gempa Vulkanik Dangkal, 2 kali Gempa Vulkanik Dalam, 3 kali Gempa Tektonik Lokal, dan 26 kali Gempa Tektonik Jauh.
  3. Aktivitas G. Merapi: Pada minggu ini tidak tercatat adanya erupsi letusan tetapi erupsi efusif berupa pertumbuhan kubah lava dalam laju rendah masih berlangsung. Volume kubah lava hingga 29 November 2018 sebesar 329.000 m3 dengan pertumbuhan rata2 sebesar 2.500 m3/hari. Posisi kubah lava masih stabil, tetapi sudah terjadi guguran-guguran kecil. Guguran terjadi baik ke arah baratlaut maupun ke arah tenggara (Kali Gendol). Secara visual pada umumnya pagi dan malam hari teramati cerah sedangkan siang dan sore teramati kabut dan hujan. Tidak terjadi lahar. Asap kawah teramati berwarna putih intensitas tipis hingga tebal mencapai ketinggian 400 m di atas puncak kawah. Pengukuran gas SO2 rata2 sebesar 88,10 ton/hari. Seismograf merekam 309 kali Gempa Guguran, 34 kali Gempa Hembusan, 20 kali Gempa LF, 4 kali Gempa Vulkanik Dangkal, 1 kali Gempa Vulkanik Dalam, 15 kali Gempa Hibrid, dan 5 kali Gempa Tektonik Jauh.  
  4. Aktivitas G. Anak Krakatau:Pada minggu ini masih berlangsung erupsi eksplosif tipe vulkanian  yang teramati pada malam hari berupa sinar api dan  lontaran material pijar ke segala  arah mencapai ketinggian 200 m dari puncak. Erupsi disertai aliran lava sepanjang lereng selatan menuju ke laut. Letusan juga disertai suara dentuman lemah sampai kuat yang terdengar di Pos  PGA di Pasauran-Banten. Pada siang hari gunung sering tertutup kabut, walaupun begitu kolom abu letusan hitam tebal sempat teramati mencapai ketinggian maksimum 100-700 m dari puncak. Seismograf merekam 154 kali Gempa Letusan, 45 kali Gempa Hembusan, 60 kali Gempa Vulkanik Dangkal, 80 kali Gempa Vulkanik Dalam, 57 kali Tremor Harmonik, dan tremor menerus dengan amplitudo 1-58 mm.
  5. Aktivitas G. Soputan:Secara visual cuaca cerah hingga kabut. Pada minggu ini tidak terjadi erupsi letusan dan hanya teramati hembusan asap kawah berwarna putih intensitas tipis hingga tebal tekanan lemah mencapai ketinggian maksimum 25-400 m di atas puncak. Seismograf merekam 237 kali Gempa Guguran, 9 kali Gempa Hembusan, 1 kali gempa Vulkanik Dalam, 2 kali Gempa Tektonik Lokal dan 17 kali Gempa Tektonik Jauh.

2. Kegiatan Tanggap Darurat dan Pasca Bencana.

  1. Pengiriman Tim Tanggap Darurat (TD) Erupsi G. Agung dan G. Sinabung.
  2. Mengirim Tim Pasca Bencana Gempa Bumi Situbondo ke Kab. Situbondo, Prov. Jawa Timur(28 Nov - 4 Des 2018).
  3. Mengirim Tim Pasca Bencana Gempa Bumi Mamasa ke Kab. Mamasa, Sulawesi Barat (25 Nov - 1 Des 2018).
  4. Melakukan Layanan Tim Tanggap Darurat Gerakan Tanah ke Kab. Purwakarta.
  5. Melakukan Layanan Tim Tanggap Darurat Gerakan Tanah ke Kab. Cirebon.
  6. Mengirim Tim Pasca Bencana Gerakan Tanah ke Kab. Mandailing Natal.
  7. Mengirim Tim Pasca Bencana Gerakan Tanah ke Kab. Bandung.

3. Kegiatan Survey/Pemetaan.

  • Mengirim tim survei site class untuk mikrosonasi gempa bumi di Lembang, Jawa Barat (29 Nov - 10 Des 2018)

4. Kegiatan Lain.

  • Menjadi Narasumber dalam diskusi publik bersama para wisatawan Asing pada 25 November 2018 di Teater Paradiso Ubud, Bali dengan judul diskusi " Bali Stories: Volcanic Country ".
  • Mengikuti kegiatan " International Workshop on : Optimizing the Use of Volcano Monitoring Database to Anticipate Unrest" di BPPTKG, Yogyakarta, 26 - 28 November 2018, yg dihadiri peserta dari Jepang, Chile, Itali, Philipina, Singapura, Perancis, USGS, serta PVMBG.
  • Menerima kunjungan dari Tim Pelaksana Instalasi Listrik Pembangkit Tenaga Surya (PLTS) untuk Pos PGA tahun 2019 dari Dirjen EBTKE , 29 November 2018.
  • Tanggal 26/111/2018 mengadakan sosialisasi masyarakat di Desa Glagaharjo (Kalitengah Lor, Kalitengah Kidul, Srunen), Kec. Cangkringan, kab Sleman.
  • Tanggal 26/11/2018 melakukan Koordinasi dengan Polres Magelang dalam pelatihan Penanggulangan Bencana di lingkup Polri, Kab. Magelang.
  • Tanggal 27/11/2018:) mengadakan sosialisasi pada masyarakat Desa Jrakah (Sepi dan Kajor), Kab. Boyolali.
  • Tanggal 28/11/2018 mengadakan sosialisasi pada masyarakat di Desa Tlogolele (Dusun Stabelan dan Takeran), Kab. Boyolali.
  • Tanggal 28/11/2018 menerima Kunjungan peserta WOVOdat conference.
  • Tanggal 30/11/2018 menerima Kunjungan Universitas Atmajaya (membawa masyarakat Dusun Pangukrejo dan Keluarganya).
  • Tanggal 1/12/2018 mengadakan sosialisasi ke masyarakat di Desa Purwobinangun ( Dusun Turgo), Kab. Sleman.
  • Tanggal 30/11/2018 melakukan koordinasi dengan BPBD D.I.Y. dalam Penanggulangan Bencana.
  • Mengikuti Rakor Kebencanaan Indonesia di Kemenko Kemaritiman, Jakarta ( 28 Nov 2018).
  • Mengikuti FGD Pengendalian Ruang untuk P. Sumatera, Kalimantan dan Nusa Tenggara di Kemen ATR, Jakarta (29 Nov 2018).
  • Menghadiri diskusi hasil survei JICA di Palu, Sulawesi Tengah, di Bappenas, Jakarta.
  • Menghadiri Rapat Evaluasi dan Penataan Ruang Pulau dan Kepulauan di Kementerian ATR.
  • Menghadiri Rapat Master Plan Kebencanaan Kab. Purworejo bersama Kementerian  ATR dan Pusat Studi Bencana UGM.Menghadiri rapat dan diskusi Rencana Induk dan Pasca Bencana Sulawesi Tengah dengan JICA dan Bappenas.Mengadakan sosialisasi dalam rangka menghadapi ancaman gerakan tanah di Desa Kidang Pananjung , Cililin, Bandung Barat.